}
Guardians of the Tomb: Dikejar Laba-laba
Film

Guardians of the Tomb: Dikejar Laba-laba

by Andiska
Sun, 08-Apr-2018

Dahulu kala, Kaisar Tiongkok bernama Qin Shi Huang terobsesi memiliki hidup yang abadi. Ia pun membangun sebuah rumah megah di dalam gunung dan meminta penyihir bernama Xu Fu untuk mecarikan ramuan obat keabadian. Namun akhir cerita Kaisar Qin Shin tak berakhir baik, ia diserang laba-laba mematikan hasil experimen Xu Fu dan makamnya kini jadi sarang laba-laba tersebut. 

Guardians of the Tomb adalah cerita fiksi berdurasi satu setengah jam dengan plot makam kaisar kuno yang dibuat sama seperti histori Qin Shin. Ada beberapa properti yang sengaja dibuat dan beberapa special effect yang dimunculkan untuk memperkuat suasanya.

Mulanya sebuah perusahaan biotek mencoba menemukan makam Kaisar Qin Shin dan meneliti keadaannya. Sialnya, 2 arkeolog yang bertugas harus bertarung melawan racun mematikan akibat gigitan laba-laba. 

Jia adalah seorang dokter yang merupakan kakak dari salah satu arkeolog tersebut. Karena tidak mau membiarkan adiknya hilang begitu saja, Jia mengajak timnya untuk melakukan pencarian dan bertekad menemukan adiknya apapun yang terjadi. Serangan laba-laba yang menghantui tak membuat Jia putus asa hingga beberapa rekan timnya menjadi tumbal dan berakhir menjadi mangsa sang laba-laba.

Commuters kenal Li Bingbing? Itu lho, aktris perempuan asal Tiongkok yang sudah 2 kali main di Hollywood sebagai pemeran pendukung dalam film Resident Evil: Retribution [2012], dan Transformers: Age of Extinction [2014]. Dalam film ini, Li Bingbing berperan sebagai produser sekaligus pemain dalam sosok Jia, Commuters. 

Meskipun bukan film horror, Guardians of the Tomb menyuguhkan beberapa penampakan mummi korban para laba-laba yang bikin merinding. Bentukannya sama seperti manusia hidup, kulitnya pun tidak berubah. Yang bikin ngeri adalah ketika mummi tersebut kesenggol sedikit, dari mata dan mulutnya langsung keluar banyak laba-laba mematikan. Laba-laba yang terbukti spesies bentuk rekayasa genetika kuno dengan racun yang mematikan ini ada pada tiap sudut makam Kaisar Qin Shin. Buat kamu yang phobia laba-laba, sangat tidak disarankan nonton film ini yaaa. 

Selain laba-laba yang dominan, sang sutradara  Kimble Rendall memberi bumbu-bumbu konflik antarpersonal pada tiap tokoh. Ada yang berkhianat, berniat balas dendam, dan diam-diam terlibat cinta lokasi. Hal-hal tersebut satu demi satu terungkap di tengah ketegangan bersama laba-laba.

Film China-Australia ini sekilas seperti aksi petualangan Tomb Raider atau Indiana Jones. Tapi kamu akan merasakan konflik batin yang dibarengi adegan-adegan flashback sehingga memberikan kesan tersendiri. [][teks @andiskaraf | foto PR]