}
Midnight Sun: Kisah Cinta Seperti 'Vampir'
Film

Midnight Sun: Kisah Cinta Seperti 'Vampir'

by Yogira
Tue, 10-Apr-2018

Di dunia sains, "Midnight Sun" berarti fenomena alam ketika matahari terlihat pada malam hari di kawasan Kutub Utara atau Kutub Selatan, termasuk di sejumlah negara, seperti: Finlandia, Norwegia, Swedia, Denmark, Rusia, Canada, dan Alasaka Amerika. Sedangkan bagi penggila musik jazz, "Midnight Sun" adalah judul lagu dari penyanyi Ella Fitzgerald dan Mezzoforte.

Nah di dunia sinema, Midnight Sun adalah judul film drama romantik. Berbeda dengan pengertian secara sains, makna "midnight sun" pada film ini bermakna simbolis cenderung puitis. Apa sih alasannya?

Kisahnya tentang gadis belia bernama Katie Price [Bella Thorne]. Dia termasuk  berprestasi sekaligus berbakat sebagai penyanyi dan pencinta lagu. Namun, Katie mengidap penyakit langka: Xeroderma Pigmentosum [XP]. Kalau Katie terkena paparan sinar ultraviolet dari matahari, dia akan mati. Karena itulah hidup Katie seperti vampir. Dia hanya bisa menikmati dunia secara leluasa hanya pada malam hari. Siangnya dia terpaksa mengurung diri, entah di rumah, maupun di ruang tertutup. Kalau pun terpaksa harus keluar, tubuhnya harus terlindungi dengan jaket atau hoddy agar tak terkena sinar matahari.

Untung saja, Katie punya sang ayah, Jack Price [Rob Riggle] dan sahabat, Morgan [Quinn Shephard], yang sangat menyayangi sekaligus menjaga Katie dari apapun yang membahayakan hidupnya.

Namun, kehadiran ayah dan Morgan tidaklah cukup untuk mengisi hidupnya. Katie perlu cinta istimewa. Cinta normal seusia dia sebagai remaja. Secara tak sengaja, di stasiun kereta tua, Katie bertemu Charlie [Patrick Schwarzenegger], remaja tampan yang baik budiman. Katie kikuk ketika Charlie mendekatinya sesaat dia menyanyikan lagu di stasiun itu. Berbeda dengan Charlie, yang merasa ‘tersihir’ suara merdu dan kecantikan Katie.

Lambat laun, Katie dan Charlie saling lekat, seperti lem dengan perangko. Cinta menyemai dalam hati mereka. Apalagi bagi Katie, kehadiran Charlie seolah mampu memompa semangat hidupnya agar bertahan menjalani hari-hari dengan penyakitnya. Lantas, bagaimana kisah cinta mereka selanjutnya?

Midnight Sun terbilang film drama melankolis. Cocok sekali untuk remaja, yang mulai belajar menyelami cinta sesungguhnya. Cinta berenergi positif, bukan cinta urakan, apalagi berujung nafsu. Bagi Katie, kehadiran Charlie ibarat matahari yang terbit dalam kehidupan malamnya. Pemeran Charlie, yang dimainkan putera bintang laga, Arnold Schwarzenegger bikin film ini jadi "bersuasana segar".

Midnight Sun memberikan pelajaran kepada penonton arti kesetiaan, kasih sayang, dan ketekunan dalam mempertahankan cinta sampai ajal menjemput.

Kisah cinta seperti ini memang lumrah dan seringkali menjadi gagasan utama untuk film drama romantis. Kalau kamu sudah menonton film A Walk to Remember, ya Midnight Sun mirip-mirip sih dramatiknya. Tapi Midnight Sun akan lebih inspiratif kalau gagasan cerita dan plotnya seperti film Lorenzo's Oil [1992], film keluarga yang sangat menyentuh tentang suami istri yang berjuang keras untuk menemukan obat penyembuh penyakit anaknya, yang hidup di ambang kematian.

Midnight Sun terinpirasi dari film Jepang, berjudul asli Taiyou no Uta, dengan penulis cerita Kenji Bando. Memang cerita Jepang sudah beberapa kali jadi inspirasi produser film Amerika, dan dibuatkan versi Barat. Misalnya, jauh sebelum Midnight Sun, ada film berjudul The Magnificent Seven---film koboi yang terinspirasi film Seven Samurai karya sinema legendaris Akira Kurosawa.

Nah, kamu, penyuka film drama romantis melakolis, boleh lah Midnight Sun jadi pilihan. Bagi yang jomblo, tetaplah percaya diri untuk menonton sendirian. Siapa tahu, Midnight Sun jadi pembelajaran cara menemukan cinta sejati. [][teks yogirudiat | foto Boies / Schiller Film Group,Rickard Pictures]