Internet of Things? Apaan Ya?
Gadget

Internet of Things? Apaan Ya?

by Yogira
Wed, 29-Apr-2015

Bayangkan, Anda pulang ke rumah dengan pintu terbuka. Kopi hangat siap di coffee machine. Microwave oven menghangatkan makan malam. Teve menampilkan channel kesayangan Anda secara otomatis.

Seperti sesuatu dari film sci-fi ya? Tapi percayalah nggak lama lagi semua jadi kenyataan. Inilah “Internet of Things” atau IoT. Ide yang digagas visioner dari Inggris, Kevin Ashton, pada 1999.

Internet of Things adalah jaringan dari obyek fisik [termasuk mesin dan makhluk hidup], yang terhubung dengan sensor elektronik, melalui konektivitas Infrastruktur Internet untuk saling bertukar informasi secara otomatis. IoT bisa dibagi menjadi lima kategori: Smart Wearable, Smart Home, Smart City, Smart Environment, dan Smart Enterprise.

Dengan IoT, orang yang  mengalami gangguan kesehatan, seperti: kelainan jantung, bisa dimonitor secara “real-time” melalui implant yang terhubung ke sistem di Internet.  Selain memonitor, IoT bisa menangani kondisi darurat dengan lebih cepat.

Karena IoT pula, gedung-gedung perkantoran bisa mengatur energi lebih efisien dengan memonitor keberadaan orang di dalamnya  sampai ke sistem penerangan, AC, sistem komunikasi dan sistem keamanan.

Tapi, kapankah Internet of Things ini bisa menjadi kenyataan? Sebenarnya, kita sedang menuju ke arah sana. Lihatlah smartphone Anda. Search engine, weather forecast, dan aplikasi lainnya terkustomisasi dengan lokasi Anda!

Nggak lama lagi, GPS Internal dan koneksi internet bisa membuat smartphone Anda berkomunikasi ke komputer kantor dan printer kantor untuk menyala secara otomatis. Begitu juga dengan perangkat lainnya di rumah.

Canggih bukan? Semoga saja semua kecanggihan itu nggak kebablasan kayak cerita tentang sistem Skynet dalam film Terminator ya. Hii sereem!! [][teks @dd_sarwono/berbagai sumber | foto comsoc.org/ gamingtechlaw.com]