}
Pencegahan Dini Penyakit Meningitis
Health

Pencegahan Dini Penyakit Meningitis

by Pohan
Tue, 31-Mar-2015

Olga Syahputra meninggal dunia tanggal 27 Maret 2015. Kabar penyebabnya adalah penyakit meningitis. Jenis penyakit ini  hasil dari infeksi yang menjalar. Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis bisa tersebar melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagi peralatan. Tiga gejala meningitis yang patut diwaspadai adalah demam, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku.

Di Indonesia, data meningitis  belum ada yang tepat karena kasusnya seringkali disangka sebagai penyakit atau infeksi lain. Dilihat dari tingkat kefatalan penyakit, meningitis patut diwaspadai dan jangan dianggap enteng.

Sejak tahun 2002, pemerintah Arab Saudi mewajibkan calon jemaah haji agar disuntik vaksinasi meningitis sebelum pergi ke Tanah Suci Mekkah. Tujuannya  untuk meminimalisasi terjangkitnya penyakit meningitis di antara para calon haji. Vaksinasi biasanya dilakukan satu bulan sebelum jadwal penerbangan.

Beberapa langkah awal untuk mencegah terjangkit meningitis adalah:

-Mencuci tangan
-Berlatih hidup higienis
-Pola hidup sehat
-Menutup mulut saat bersin atau batuk
-Jika sedang hamil, berhati-hati dalam memilih makanan

Banyak kasus meningitis dari virus dan bakteri bisa dicegah dengan berbagai macam vaksin. Bicarakan dengan dokter jika Anda meragukan baru atau tidaknya vaksinasi


Adapun vaksin yang sudah tersedia antara lain:

Vaksin MMR [campak, gondongan dan campak Jerman]: dapat diberikan pada umur 12 bulan, vaksin ulangan umur 5-7 tahun
Vaksin pneumokokus (PCV): Usia di bawah 1 tahun. diberikan setiap dua bulan sekali, di atas dua tahun cukup diberikan sekali
-Vaksinasi DTaP/IPV/Hib: Perlindungan pada bakteri Hib, difteri, batuk, tetanus dan virus polio

Vaksin meningitis belum termasuk jadwal imunisasi anak,  tetapi bisa diperoleh di Indonesia. Konsultasikan  dengan dokter jika menginginkan vaksin tersebut.

teks: @pohanpow sumber: alodokter.com | foto dok. imgkid.com, college.healthguru.com