}
Mengenal Stroke
Health

Mengenal Stroke

by Pohan
Wed, 04-Nov-2015

Bukan hanya orang tua, penyakit stroke juga bisa menyerang generasi muda. Studi Organisasi Kesehatan Dunia [WHO] menyatakan bahwa kejadian stroke di India sekitar 130 per 100.000 orang setiap tahun.

Stroke adalah "serangan otak" yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu. Aliran darah ke sel otak berkurang hingga kekurangan oksigen dan pasokan hara. Hal ini menyebabkan nekrosis dan kematian sel-sel otak.

Jenis stroke yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di otak atau leher disebut stroke iskemik yang merupakan penyebab paling sering dari stroke. Penyumbatan pembuluh darah dapat disebabkan oleh pembentukan bekuan dalam pembuluh darah.

Gumpalan bergerak dari satu bagian tubuh yang lain [seperti jantung atau leher atau otak] yang mengakibatkan penyumbatan aliran darah di daerah tersebut. Pemblokiran pembuluh darah mungkin juga disebabkan karena penyempitan parah di wilayah otak yang dapat mengakibatkan stroke.

Bagian dari otak yang akan terpengaruh akibat stroke menyebabkan kelumpuhan bagian tubuh yang dikendalikan oleh bagian otak. Hal ini mengakibatkan gangguan bahasa, keterampilan motorik atau  kelumpuhan.

Stroke bisa menyerang  semua kelompok usia. Orang dewasa yang berusia di atas 45 tahun memiliki risiko tinggi terhadap serangan iskemik transien. Menurut WHO, 15 juta orang di seluruh dunia menderita stroke setiap tahun, 5 juta orang meninggal dan 5 juta lainnya lumpuh permanen.

» Setiap 2 detik, seseorang di dunia menderita stroke.
» Setiap 6 detik, seseorang meninggal karena stroke.
» Setiap 6 detik, kualitas hidup seseorang akan selamanya berubah - mereka akan secara permanen secara fisik dinonaktifkan karena stroke.

Di setiap penelitian, sebanyak 80 persen dari kasus stroke dapat dicegah. Kebutuhan yang mendesak adalah menyebarkan kesadaran tentang faktor risiko dan mempertahankan gaya hidup sehat.

Stroke melukai otak. Mungkin orang tidak menyadari bahwa ia terkena serangan stroke. Korban stroke memiliki kesempatan pemulihan yang terbaik jika ia mengetahui tanda-tanda serangan dan bertindak cepat.

Stroke merupakan keadaan darurat medis yang terjadi setiap hitungan menit. Semakin lama aliran darah terputus ke otak, semakin besar kerusakan. Pertolongan pertama bila kamu mencurigai seseorang mengalami stroke, gunakan panduan FAST [Face-Arm-Speech-Test]:

F - Face: Lihat wajahnya. Orang yang terkena stroke tidak mampu tersenyum. Ini juga terlihat pada bagian mata dan mulutnya. Mereka tampak murung.

A - Arm:
Perhatikan bagian lengan tangannya. Orang yang terkena stroke hanya mampu menaikkan satu lengan.

S - Speech:
Cara bicaranya berubah. Orang yang terkena stroke tidak mampu berbicara dengan jelas atau tidak bisa memahami kata yang diucapkan.

T - Test:
Lakukan tes dengan meminta bantuan darurat medis jika kamu menduga orang tersebut telah mengalami stroke. [][teks @pohanpow/medindia.net | foto macmillandictionaryblog.com, keck.usc.edu]