}
Aturan Dasar Food Combining
Health

Aturan Dasar Food Combining

by Pohan
Sat, 12-Mar-2016

Setiap orang pasti menginginkan tubuh sehat. Untuk mewujudkan hal itu kita perlu mengontrol asupan makanan sehari-hari. Caranya dengan mengatur pola makan.

Pengaturan pola makan yang mengacu kepada sistem cerna tubuh terutama sistem cerna atau dikenal dengan sebutan Food Combining jawaban yang tepat. Food Combining memperkenalkan pola makan yang berbasis pada 3 hal sederhana:

1. Apa yang Kita Makan?

» Konsumsi pati secukupnya, karena pati mudah memberi kelebihan gula yang mengganggu kesehatan.

» Konsumsi protein untuk membentuk sel-sel baru dalam tubuh. Baik protein hewani dalam bentuk daging-dagingan, susu, dan telur maupun protein nabati dalam bentuk kacang-kacangan dan polong-polongan. Namun, jangan mengonsumsi protein hewani terlalu sering.

» Makan sayur-sayuran secara benar untuk menetralkan pH dan menciptakan kondisi homeostatis. Sejatinya sayuran segar yang baik tidak disimpan dalam lemari pendingin melebihi 3 hari.

» Makan buah-buahan karena buah penyumbang air, enzim, karbohidrat, serat, vitamin dan mineral. Sayur dan buah bisa dikombinasikan. Sejauh ini paduan buah dan sayur yang paling aman adalah wortel dan apel.


2. Waktu Makan

12.00 – 20.00 Waktu Cerna
Sistem Cerna berlaku akif dalam menerima makanan masuk. Fase ini sejalan dengan waktu makan siang, kudapan sore dan makan malam.

20.00 – 04.00 Waktu Penyerapan
Pada fase ini tubuh memanfaatkan secara maksimal apa yang dimakan pada waktu sebelumnya dan berlangsung penyerapan zat gizi, sirkulasi zat-zat berguna yang diproses dari makanan, pergantian sel, perbaikan jaringan, dsb.

04.00 – 12.00 Waktu Pembersihan
Sisa metabolisme dan tumpukan makanan pada usus besar dikonsentrasikan tubuh untuk dibuang pada fase ini. Banyak energi di alokasikan tubuh untuk membersihkan sisa kotoran tersebut. Menyibukkan kerja sistem cerna dengan konsumsi makanan berat akan mengganggu alokasi energi.


3. Bagaimana Memakannya?

Pada pagi hari saat alokasi tubuh untuk waktu pembuangan, makanlah makanan yang lebih ringan dan mudah serap oleh tubuh. Makanan dan kudapan yang bersifat lebih padat dialokasikan pada waktu siang, sore dan malam.

Tepat saat bangun pagi ketika mulut masih kering, tubuh baru saja selesai bekerja keras bermetabolisme. Hadiahi dengan segelas air hangat berperasan lemon/jeruk nipis.

Contoh Menu Food Combining yang Ideal

05.00 Bangun pagi dan minum segelas air hangat berperasan jeruk lemon
07.00 Sarapan [jus buatan sendiri tanpa gula]
09.00 Kudapan pagi [buah potong segar]
12.00 Makan siang [menu protein] yang terdiri dari ayam goreng, toge goreng, lalapan, sayur segar, dan sambal
16.00 Kudapan sore [lumpia isi sayur, segelas susu kedelai ditambah sesendok madu murni]
20.00 Nasi merah, tumis brokoli, tahu-tempe goreng, lalapan sayur segar, sambal

[][teks @pohanpow/foodcombiningindonesia.co.id | foto berbagai sumber]