}
Agar Anak Berani ke Dokter Gigi
Health

Agar Anak Berani ke Dokter Gigi

by Pohan
Fri, 10-Apr-2015

Apakah anak Anda takut kalau diajak ke dokter gigi? Padahal gigi anak Anda diperiksa setidaknya 10 kali, apalagi bagi anak yang giginya masih sering tanggal dan tumbuh sebelum masuk sekolah TK. Lantas, bagaimana agar mereka tidak takut duduk di kursi pemeriksaan? Berikut tips supaya anak berani ke dokter gigi:

Periksa Gigi Sedini Mungkin
Semakin dini usia anak mengunjungi dokter gigi, itu baik buat pertumbuhan kesehatan giginya.  Mereka akan terbiasa dengan 'rumah gigi', baik itu karena kebutuhan, maupun karena keadaan darurat. Dengan kunjungan berkala ke dokter gigi, beban ketakutan anak akan terasa ringan. Ada baiknya kunjungan pertama dimulai pada usia 1 tahun atau ketika gigi pertama muncul.

Buat Kunjungan Singkat ke Dokter Gigi
Ketika mempersiapkan kunjungan ke dokter gigi untuk pertama kalinya, lebih baik Anda tidak mengutarakan masalah gigi secara detail. Hindari perkataan, "semua akan baik-baik saja." Dengan ucapan itu, justru si anak akan merasa was-was dan pada pengobatan lebih lanjut, mungkin ia  kehilangan kepercayaan kepada dokter gigi atau pada orangtuanya.

Jaga Bicara
Jangan mengatakan bahwa sakit atau nyeri ketika Anda mengajak anak ke dokter gigi. Biarkan staf dokter yang memperkenalkan kata yang pantas untuk anak. Beritahu si kecil bahwa dokter gigi bertugas mencari sisa makanan di mulut sehingga dokter perlu membersihkan giginya. Gunakan kata positif seperti "bersih, kuat, dan gigi yang sehat.”

Pura-pura ke Dokter Gigi
Sebelum berangkat ke dokter gigi, ajaklah anak bermain dengan berpura-pura menjadi dokter gigi dan pasien. Mulailah dengan menghitung jumlah gigi si kecil dengan menggunakan angka 1 atau huruf A. Hindari membuat suara-suara pengeboran atau suara-suara menakutkan yang biasa ada di ruang pemeriksaan gigi.

Bersiap Si Kecil Rewel
Normal jika anak kecil menangis, merengek, dan menolak ketika giginya akan diperiksa oleh orang asing. Tetap tenang dan ingat bahwa dokter gigi dan stafnya sudah terbiasa dengan anak-anak saat mereka mengamuk karena  tak mau diperiksa. Biarkan perawat gigi profesional yang memandu.  

Hindari Sogokan
Banyak ahli gigi menyarankan untuk tidak menjanjikan sesuatu kepada anak jika dia berperilaku baik saat bertemu dokter gigi. Menjanjikan sesuatu tidak akan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Setelah kunjungan selesai, puji anak karena sudah berperilaku baik dan berani. Sesekali berikan kejutan, seperti membelikan mainan kecil sebagai apresiasi.

Tekankan Pentingnya Kebersihan Mulut
Ajarkan pada anak bahwa mengunjungi dokter gigi adalah keharusan dan bukan pilihan. Bilang pada mereka bahwa dokter gigi akan mengurus giginya agar kuat untuk mengunyah makanan. Jelaskan bahwa dokter gigi bisa membantu menjaga kebersihan mulutnya agar memiliki senyum yang indah selama bertahun-tahun. [][teks @pohanpow/parentsindonesia.com | foto salinasdentalhealth.com, southfloridadentalcare.com]