}
Cegah Sakit Paru-paru
Health

Cegah Sakit Paru-paru

by Sherra
Thu, 12-May-2016

Penyakit paru-paru mengacu pada gangguan yang mempengaruhi pernapasan dan membuat tubuh kekurangan oksigen. Contoh penyakit paru-paru adalah: asma, bronkitis kronis, emfisema, infeksi [seperti influenza dan pneumonia], dan yang parahnya adalah kanker paru-paru. Mari kita cegah penyakit paru-paru dan mengurangi risiko kanker.


1. Tidak Merokok

Kalau Anda belum pernah merokok, jangan pernah mulai! Bagi orangtua, bicaralah dengan anak Anda soal bahaya rokok sehingga mereka bisa memahami cara menghindari faktor utama penyakit paru-paru. Mulailah percakapan tentang bahaya merokok sejak dini agar mereka tahu cara menghadapi tekanan dari teman sebayanya.

2. Berhenti Merokok

Kalau Anda merokok, berhentilah sekarang. Berhenti merokok mengurangi risiko sakit paru-paru meskipun Anda sudah merokok selama bertahun-tahun. Bicarakan dengan dokter mengenai strategi yang dapat membantu untuk berhenti.

3. Hindari Asap Rokok

Kalau Anda tinggal atau bekerja dengan perokok, mintalah untuk merokok di luar atau di ruang merokok. Non-perokok memiliki hak untuk tempat kerja bebas asap rokok. Menjadi perokok pasif juga membahayakan.

4. Hirup Udara Bersih

Jauhkan diri dari debu dan polusi bahan kimia. Anda yang bekerja pada kondisi berdebu dan dengan bahan kimia dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru. Misalnya, produk yang digunakan di rumah, seperti cat dan atau cairan pembersih dapat menyebabkan atau memperburuk penyakit paru-paru. Baca petunjuk penggunaan, gunakan pelindung seperti masker khusus, sarung tangan, dan pastikan dengan ventilasi baik.

5. Konsumsi Buah-buahan dan Sayuran

Pilih makanan sehat dengan berbagai buah-buahan dan sayuran. Hindari mengonsumsi vitamin dalam bentuk pil dengan dosis besar.

6. Berolahraga  

Kalau Anda tidak berolahraga secara teratur, mulailah perlahan-lahan. Cobalah untuk berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu.

7. Kebersihan

Jagalah kebersihan tangan dan mulut. Seringlah cuci tangan dengan sabun dan jangan lupa sikat gigi dua kali sehari. Periksa gigi ke dokter gigi, setidaknya setiap 6 bulan sekali.

8. Jaga Jarak

Kalau Anda sakit, lindungi orang-orang di sekitar dengan menjaga jarak. Beristirahatlah di rumah, kembalilah bekerja atau sekolah setelah merasa lebih baik. Begitu pun saat Anda berada di tengah orang yang sedang flu, tingkatkan daya tahan tubuh, dan gunakan masker.

Temui dokter jika Anda memiliki batuk yang tak kunjung hilang, kesulitan bernapas, rasa sakit atau ketidaknyamanan di dada. [][teks @saesherra/mayoclinic.org, womenshealth.gov | foto lungdiseasenews.com, svmh.com]