}
Makanan Pencegah Kanker
Health

Makanan Pencegah Kanker

by Hagi
Thu, 19-May-2016

Kanker adalah salah satu penyebab kematian di negara berkembang. Meski begitu, penyakit ini bisa dicegah, lewat perubahan gaya hidup. Yang paling mudah, adalah lewat makanan.

Tambahkan beberapa jenis makanan ini pada pola diet Anda untuk mencegah kanker dan penyakit lain.

1. Bawang Putih. Kandungan sulfurnya merangsang sistem kekebalah tubuh melawan kanker dan mengurangi pertumbuhan tumor.

2. Brokoli. Termasuk makanan super pencegah kanker. Tapi jangan terlalu lama memasaknya. Lebih baik dikukus sebentar saja untuk jadi camilan.

3. Kacang Brazil. Kaya akan selenium, mineral yang membunuh sel kanker. Selenium juga membantu sel memperbaiki DNA mereka.

4. Sari Jeruk Lemon. Peneliti Australia menemukan bahwa mengonsumsi keluarga sitrus dapat mencegah kanker mulut, tenggorokan, dan lambung.

5. Blueberry. Si antioksidan nomor satu ini menghajar habis radikal bebas, yang dapat merusak sel dan menimbulkan kanker.

6. Artichoke. Bunga yang termasuk sayuran ini mengandung silymarin, antioksidan yang baik untuk mencegah kanker kulit.

7. Salmon. Kandungan lemak Omega 3 pada daging salmon dapat mencegah kanker darah [leukimia], myeloma, limfoma, juga endometrium.

8. Buah Kiwi. Mengandung banyak vitamin C, vitamin E, lutein, dan tembaga yang ampuh mengusir penyebab kanker.

9. Daun Bawang. Kerap dijadikan bumbu masak, daun bawang cukup manjur untuk mengurangi risiko kanker prostat hingga 50%.

10. Acar Kol. Sebuah studi di Finlandia menemukan bahwa proses fermentasi pada acar kol menghasilkan senyawa pelawan kanker.

11. Makanan Mediteranian. Termasuk di dalamnya diet dengan minyak zaitun, kacang, dan rendah lemak terbukti menjauhkan kanker payudara.

12. Teh Hitam. Wanita yang minum dua cangkir teh hitam setiap hari mengurangi 32% potensi terkena kanker ovarium.

13. Apel. Menurut penelitian di Jerman, proses fermentasi serat apel di usus besar menghasilkan bahan kimia yang membunuh sel kanker.

14. Alpukat. Lemak tak jenuh tunggal pada alpukat membantu tubuh lebih banyak menyerap antioksidan antikanker seperti lycopene.

15. Kecambah. Kaya dengan sulforaphane, senyawa antikanker yang paling ampuh diisolasi dari sumber alami.

16. Sereal. Mengandung bran, salah satu sumber terkaya serat makanan yang mengurangi risiko kanker usus besar dan kanker karena obesitas lainnya.

17. Kubis. Mengandung bioflavonoid dan bahan kimia tanaman lainnya yang menghambat pertumbuhan tumor dan melindungi sel dari radikal bebas.

18. Wortel. Selain, beta-karoten, wortel juga mengandung alpha-karoten dan bioflavonoid, yang mengurangi risiko kanker.

19. Buah Ceri. Asam pada buah ini mengandung quercetin, suatu flavonoid dengan kegiatan antikanker dan antioksidan.

20. Kopi. Peneliti di National Cancer Institute menemukan bahwa minum empat atau lebih cangkir kopi sehari menurunkan 15% risiko kanker usus besar.

21. Jagung. Mengandung senyawa fenolik --disebut ferulic acid-- yang dapat menghambat zat penyebab kanker.

22. Kurma. Banyak mengandung polifenol, vitamin B6, dan serat, dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker.

23. Telur. Kuning telur mengandung vitamin D, yang membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker, serta penyakit jantung, dan diabetes.

24. Jahe. Penelitian di University of Michigan, menemukan jahe membunuh sel kanker ovarium dan mengurangi peradangan di usus besar. 

25. Jeruk Bali. Daging buah warna merah atau merah muda mengandung banyak lycopene, antioksidan yang menurunkan risiko kanker prostat.

26. Anggur dan Kismis. Kulit anggur merah mengandung resveratrol, fitokimia kuat yang mengurangi kanker, serta penyakit jantung dan stroke.

27. Daun Kol. Bioflavonoid, karotenoid, dan senyawa pelawan kanker lainnya melimpah pada daun hijau yang tidak terlalu lama dimasak.

28. Jamur. Portobello dan jamur putih merupakan sumber yang baik dari selenium, mineral pelawan kanker yang manjur, terutama untuk kanker prostat.

29. Kacang Polong. Sebuah studi di Mexico City menunjukkan konsumsi harian kacang-kacangan seperti polong menurunkan risiko kanker perut.

30. Jus Delima. Para peneliti di UCLA menemukan bahwa minum 8 ons jus delima setiap hari secara signifikan memperlambat naiknya kanker prostat. [][teks @evaevilia/rd.com | foto freeimages.com]