}
Khasiat Si Lembut Kembang Tahu
Health

Khasiat Si Lembut Kembang Tahu

by Sherra
Fri, 24-Apr-2015

Ada yang udah pernah coba kembang tahu? Itu lho yang bentuknya kering dan akan kenyal kalau direndam air. Kembang tahu kering biasanya digunakan sebagai tambahan di dalam sup ayam, sup buntut, kimlo, capcay, dan bihun goreng. Bahan makanan ini terbentuk dari permukaan susu kedelai yang dipanaskan.

Nah, tapi yang dimaksud si putih kembang tahu adalah hasil dari air kedelai yang dicampur dengan air, garam, dan bubuk agar-agar, trus disajikan dengan air jahe atau air gula.

Kembang tahu disebut juga puding tahu atau puding kedelai. Si putih yang lembut ini kadang disebut juga wedang tahu. Nggak cuma nama panggilannya yang banyak, karena terbuat dari kedelai, kembang tahu juga banyak manfaatnya lho.. Apa aja ya?

1. Meningkatkan ASI
Tentu saja ini untuk wanita ya. Kembang tahu dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil dan menyusui. Konon, kembang tahu dapat merangsang keluarnya air susu ibu [ASI]. Ternyata, kembang tahu digunakan juga lho di rumah sakit Jepang sebagai sumber protein pemulih kesehatan para pasien.

2. Mencerahkan Kulit
Belum ada bukti ilmiah yang bilang kembang tahu untuk mencerahkan kulit. Tapi kandungan protein dan vitamin E-nya yang tinggi terkenal bermanfaat untuk menghaluskan kulit wajah sekaligus membantu meregenerasi sel kulit mati.

3. Antiaging
Yup, karena dibuat dari kedelai, kembang tahu tentu aja mengandung isoflavon yang bisa menangkal radikal bebas untuk mencegah penuaan dini.   


4. Mencegah Kanker
Nah, isoflavon juga berfungsi sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker seperti: kanker payudara, usus besar, kanker postrat, paru-paru, kanker perut, rahim dan rektal.

5. Meringankan Diabetes
Kedelai mengandung serat cepat larut sehingga menurunkan kolesterol dlm darah, gula dalam darah yg otomatis bisa membantu mencegah serangan diabetes.

6. Zat Pembangun
Kedelai mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh, baik untuk perkembangan sel-sel otak pada anak-anak, maupun untuk meningkatkan stamina.

7. Mengatasi gejala menopause
Kandungan fitoestrogen dan isoflavon pada kedelai bisa membantu mengatur estrogen dan memberikan rasa nyaman saat gejala menopause datang. Menopause terjadi karena kadar estrogen dalam tubuh berkurang sehingga  kulit jadi kering, emosi tak stabil, dan depresi.

8. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Protein dan isoflavon juga bisa bantu mengurangi kolesterol jahat yang menyebabkan penyakin jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu bisa menurunkan 5% kolesterol LDL.

9. Memberi Efek Baik untuk Diabetes dan Sakit Ginjal
Protein dan serat yang larut dalam kedelai bisa mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal. Karenanya, penderita tekanan darah tinggi [hipertensi] dan diabetes mellitus sangat dianjurkan untuk mengonsumsi kembang tahu.

10. Diet
Lagi jalani program diet? Kembang tahu cocok sebagai makanan alternatif lain yang bisa membantu mengontrol rasa lapar. Kandungan serat yang tinggi pada kedelai bisa mengatur berat badan, mengatur gula darah dan fluktuasi insulin.

11. Mencegah Osteoporosis
Peptida hasil kedelai yang dicerna dalam tubuh mengandung banyak kalsium yang bisa membantu mencegah osteoporosis. Kedelai juga dapat membantu anak-anak menambah asupan kalsium selain dari susu berkalsium.

Vegetarian juga bisa nih mengonsumsi kembang tahu karena tidak mendapatkan protein hewani. Tapi tentunya kembang tahu harus diolah dengan berbagai variasi agar tidak membosankan. [][teks @saesherra/berbagai sumber | foto foodista.com/ houseofyikangdessert.blogspot.com]