}
Kanker
Health

Kanker

by Dewi
Sun, 25-Sep-2016

Beberapa tahun belakangan ini saya semakin sering mendengar kenalan atau saudara yang menderita kanker. Nggak kenal jenis kelamin, nggak kenal usia, penyakit “mewah” ini sepertinya semakin gencar menyarang. Kenapa saya bilang mewah? Pengobatannya mahal. ..

Kamu sudah paham penyakit ini?

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Sayangnya, ketika kanker belum meluas, seseorang belum merasakan adanya gejala. Begitu sudah timbul gejala atau ada keluhan, biasanya sudah stadium lanjut.

Sebuah artikel di World Cancer Research Fund International menyebutkan, diperkirakan 14,1 juta orang dari seluruh dunia terkena kanker. 7,4 juta pria dan 6,7 juta wanita [riset tahun 2012]. Dan yang menempati posisi teratas adalah kanker paru-paru. Disusul oleh kanker payudara dan kanker kolorektal [usus besar].

Kamu yang tinggal di daerah suburban [bukan tengah kota yang hiruk pikuk] bisa sedikit lega. Menurut sebuah riset berdasarkan tempat tinggal, kemungkinan terkena penyakit kanker di pedesaan lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan. Kenapa? Karena pedesaan cenderung lebih asri, dengan polusi dan radikal bebas yang cenderung lebih rendah dari lingkungan perkotaan.

Nah, sekarang gimana supaya kita bisa memeriksakan diri sedini mungkin? Menurut Yayasan Kanker Indonesia, ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan segera diperiksakan ke dokter untuk memastikan apakah kanker atau bukan. Yaitu:

  1. Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.
  2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.
  3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh.
  4. Payudara atau di tempat lain ada benjolan [tumor].
  5. Andeng-andeng (tahi lalat) yang menjadi semakin besar dan gatal.
  6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh.
  7. Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

Sebetulnya ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan demi menghindari kanker. Yang utama adalah hidup sehat DARI SEKARANG. Jangan ditunda. Penyesalan nggak ada yang di depan, semua di belakang. Maka lakukanlah langkah-langkah berikut:

  1. Mengenai makanan: a. Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan; b. Lebih banyak makan makanan berserat; c. Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari; d. Lebih banyak makan makanan segar; e. Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama; f. Membatasi minuman alkohol.
  2. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual
  3. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok: BERHENTI MEROKOK!  
  4. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress
  5. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur

Jika saat ini di antara kamu ada yang sudah “mencurigai” sesuatu di tubuhmu, segeralah periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan yang dapat dilakukan berupa pemeriksaan sitologi dan patologi anatomi, cek darah, rontgen, mamografi, ultrasonografi, dll tergantung pada gejalanya.

Oh satu lagi, banyak orang mengenal kanker sebagai tumor, padahal tumor nggak selalu kanker. Tumor adalah segala benjolan yang nggak normal. Tumor terdiri dari dua jenis, jinak dan ganas. Nah, tumor ganas itulah yang disebut kanker.

Commuters, semoga setelah membaca sedikit ulasan di atas bisa membantu kamu jadi lebih paham tentang penyakit kanker dan tau bagaimana pencegahannya ya. Kanker memang menakutkan, tapi jangan biarkan ketakutan membuat kita nggak melakukan apa-apa. Mari kita hidup sehat! [][teks @tantedow/berbagai sumber | foto foundationforwomenscancer.org]