}
Kesemutan
Health

Kesemutan

by Dewi
Fri, 16-Dec-2016

Kesemutan? Kasih gula aja, nanti semutnya pergi deh. Hehe.. Gurauan itu sering banget ya kita dengar. Nah, mau tau yang sesungguhnya? Yuk kita bahas.

Kesemutan dalam bidang medis disebut transient paresthesia. Biasanya terjadi setelah terjadi tekanan yang terlalu lama pada salah satu bagian tubuh kita. Misalnya, duduk yang terlalu lama bisa bikin kaki atau pantat kesemutan. Tidur sambil menekan salah satu lengan terlalu lama juga bisa bikin kesemutan.

Kenapa bisa kesemutan? Pada saat salah satu bagian tubuh mendapat tekanan terlalu lama, artinya aliran darah ke daerah itu terputus. Lalu saraf mengirimkan pesan kepada kita bahwa bagian tersebut butuh suplai darah melalui rasa kesemutan.

Untuk menghilangkan kesemutan mudah aja. Jika tanganmu kesemutan karena posisi tidur, berarti ada sekumpulan saraf pada leher yang tertekan. Cobalah gerakkan kepala ke sisi kiri dan kanan, itu untuk ‘melonggarkan’ tekanannya sehingga aliran darah bisa bebas kembali. Jika yang kesemutan kaki, cobalah menghilangkannya dengan berjalan beberapa saat.

Perlukah kesemutan diwaspadai? Jika cukup sering dengan durasi yang cukup lama, kemungkinan itu terjadi karena adanya masalah dengan saraf tulang belakang, terlalu stres, atau keracunan karbon monoksida. Apalagi jika disertai dengan lemah, sakit kepala, berat badan turun, sebaiknya segera temui dokter.

Nah Commuters, silakan amati kesemutanmu ya, berhati-hati kan lebih baik tho? [][teks @tantedow/berbagai sumber | foto thealternativedaily & thehealthsite.com]