}
Lebih dan Kurang Bekam Sebagai Pengobatan
Health

Lebih dan Kurang Bekam Sebagai Pengobatan

by Pandu
Mon, 17-Apr-2017

Bekam adalah metode pengobatan yang sudah dikenal sejak zaman Babilonia. Dulu tanduk kerbau digunakan sebagai medium. Sebelum adanya pompa dan cawan plastik.

Ada dua tipe bekam yang populer di masyarakat. Pertama, bekam kering, dilakukan dengan cara memanaskan cawan. Lalu ditempel ke kulit yang steril. Sehingga kulit akan tertarik.

Kedua bekam basah, dilakukan dengan mirip seperti bekam kering. Tapi fase akhir, pasien akan ditusuki jarum di titik bekam. Agar darah kotor bisa mengalir ke luar.

Oleh DR. Muhammad Musa Alu Nashr, doktor spesialis bekam, menyebut bekam bisa mengobati 29 penyakit. Ia juga menyarankan untuk tidak bekam di sembarang waktu untuk mendapat hasil maksimal. Sebaiknya bekam dilakukan di pertengahan bulan, antara hari Senin, Selasa dan Kamis. Ketika pagi atau siang hari, saat tubuh sudah mulai aktif.

Tapi yang namanya pengobatan alternatif pasti ada lebih dan kurangnya. Jadi sebelum memilih bekam sebagai jalan keluar, perhatikan poin berikut ya.

Kelebihan Bekam:

  • Produksi sel darah merah dan putih jadi meningkat. Menggantikan sel buruk yang telah tersedot keluar.

  • Dipercaya bisa mengusir masuk angin, otot kaku juga menetralkan ketegangan emosi seseorang.

  • Bekam basah dapat mengeluarkan darah kotor. Sehingga peredaran darah bisa lancar dan ini juga bagus untuk kondisi pacu jantung.

  • Menambah anti bodi tubuh, dengan membunuh kuman atau bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit.

  • Yang menderita rabun, vertigo, jerawat berlebih juga rambut rontok disarankan untuk mencoba bekam sebagai alternatif pengobatan. 

Kekurangan Bekam:

  • Jadinya mengantuk akibat tubuh kelelahan.Disarankan bekam itu ketika siang hari dan saat hari libur. Supaya tidak mengganggu pekerjaan.

  • Ada bekas memar di kulit bekas bekam. Tenang ini tidak menyebakan infeksi. Kurang dari seminggu bekas memar juga menghilang.

  • Jadi sering buang air kecil karena bekam mendorong proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. bisa dikeluarkan lewat feces, air kencing, dan keringat.

  • Terkadang bekam juga menyebabkan flu atau demam. Bila kondisi tubuh memang sedang tidak fit sebelum dibekam.

  • Dilarang untuk wanita yang sedang menstruasi melakukan bekam. Bisa berakibat anemia. [][teks @Haabib_Onta | foto timedotcom]