}
Puasa Bagi Lansia
Health

Puasa Bagi Lansia

by Hagi
Wed, 07-Jun-2017

Puasa sejatinya menyehatkan bagi yang menjalankannya. Bagaimana pelaksanaannya untuk yang sudah lanjut usia [lansia]? Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan.

1. Bagi warga lansia yang masih sehat atau memiliki penyakit kronik degeneratif tapi terkendali, bisa tetap menjalani puasa.

2. Namun bagi mereka yang penyakitnya berada dalam pengawasan ketat, atau kurang gizi/renta, sebaiknya tidak berpuasa.

3. Minta petunjuk dokter tentang dosis, frekuensi, dan waktu minum obat. Jangan memaksakan berpuasa, bila merasakan kondisi tidak sehat.

4. Sebaiknya keluarga atau pengasuh lansia terus memonitor kondisi yang diasuh dan laporkan ke dokter bila tampak kondisi yang menguatirkan.

5. Lambatkan waktu sahur mendekati imsak dan konsumsi banyak air mineral, dan makanan yang lambat dicerna seperti sayur, buah, sereal, dll.

6. Jangan konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau minuman yang manis-manis saat sahur.

7. Cukup istirahat di siang dan sore hari. Olahraga ringan dapat dilakukan jelang atau setelah berbuka puasa, seperti jalan kaki atau naik sepeda.

8. Berbukalah dengan makanan yang manis tapi jangan berlebihan. Biasanya dimulai dengan mengonsumsi kurma atau jajan pasar.

9. Konsumsi cairan yang cukup banyak, buah dan sayur, disertai diet seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan sedikit lemak.

10. Setelah beberapa hari berpuasa, kadar endorfin di dalam darah akan meningkat, membuat kita lebih bugar dan nyaman. [][teks @evaevilia666/berbagai sumber | foto pixabay.com/NamasteNomad, rottonara]