}
Diet Dengan Minyak Kelapa
Health

Diet Dengan Minyak Kelapa

by Dewi
Tue, 04-Jul-2017

Buat kamu yang udah mati-matian nyoba turunin berat badan mungkin baca judul di atas bikin kamu tersenyum sinis. “Minyak di mana-mana ya jadi lemak, parkir dalam tubuh karena susah dicerna, bikin kolesterol naik,” kurang lebih seperti itu isi pikiranmu. Mungkin…

Yang kamu ketahui itu nggak salah sih. Kebanyakan minyak [termasuk minyak zaitun] terdiri dari asam lemak jenuh berantai panjang. Susah dicerna oleh tubuh dan dominan parkir dalam tubuh kita sehingga bikin kolesterol naik. Berbeda dengan minyak kelapa. Satu sdm minyak kelapa mengandung 14 gram lemak, yang 12 gramnya berupa lemak jenuh. Dan menurut para peneliti, lemak jenuh pada minyak kelapa sebagian besar berupa asam lemak jenuh berantai sedang. Artinya mudah dicerna, dapat segera diubah menjadi energi sehingga nggak sempat parkir dalam tubuh sebagai lemak, dan membantu menstimulasi metabolisme tubuh. Cucok banget buat penurunan berat badan kan?

Sebagai bayangan nih, para peneliti di University of Geneva memberikan 1-2 sdm minyak kelapa setiap harinya kepada 8 pria muda dan sehat tiap sebelum makan. Di akhir penelitian, kedelapan pria tersebut mengalami peningkatan energi sebanyak 5% dan 120 gram kalori terbuang per harinya.

Bicara soal membuang kalori, tentu aja kita harus olahraga juga ya. Yang banyak membakar kalori semacam zumba, crossfit, dan olahraga kekinian lainnya yang memang dibuat untuk itu. Tapi gimana buat kamu yang karena aktivitas sehari-hari aja udah kehabisan energi? Boro-boro mau olahraga, pulang kerja aja udah loyo.. Nah di sinilah minyak kelapa bisa menjadi penolong, karena seperti dijelaskan tadi, minyak kepala dapat membantu meningkatkan energi dan stamina. Jadi nggak ada lagi alasan buat nggak olahraga.

Selain itu, minyak kelapa juga dapat mengontrol gula darah dan membuat kita merasa kenyang lebih lama. Kalau setiap pagi kamu menyantap sarapan menu sehat, sekarang tambahkan deh 1 sdm minyak kelapa. Nah setelah dua minggu, kamu akan mendapati dalam sehari kamu mengonsumsi lebih sedikit kalori dan terhindar dari cemilan-cemilan bahaya di antara jam makan. Selamat mencoba.. [][teks @tantedow/bembu.com | foto healthable.org & viataverdeviu.ro]