}
Benarkah Ludah Menyembuhkan Luka?
Health

Benarkah Ludah Menyembuhkan Luka?

by Hagi
Tue, 12-Dec-2017

Commuters pernah mengalami jari tersayat? Penyembuhan lukanya bisa makan waktu lama ya. Tapi ini nggak berlaku dengan lidah yang tergigit. Luka di mulut --ehm, bukan sariawan lho ya-- relatif bisa cepat sembuh. Kenapa begitu?

Well, ada banyak faktor yang berperan sih. Tapi penelitian di 2017 ini menemukan penyebabnya. Para ilmuwan mengetahui bahwa air liur mengandung peptida yang disebut histatin-1.

Histatin-1 ini berfungsi untuk melawan bakteri dan alat bantu untuk menyembuhkan luka. Sebuah studi tahun 2017 ini para periset Chile mulai menemukan dengan tepat bagaimana molukel kecil itu membantu menyembuhkan luka.

Agar bisa sembuh, sel kulit baru harus terbentuk dan bermigrasi dari ujung luka sedikit demi sedikit menutup keseluruhan luka. Selain itu, sel aktif yang disebut fibroblas bergerak masuk dan membantu menghasilkan kolagen, elastin, serta protein lain yang dibutuhkan kulit baru.

Tubuh juga mulai menumbuhkan kembali pembuluh darah, yang meningkatkan aliran darah ke luka dan membuatnya sembuh lebih cepat lagi. Histatin-1 melakukan semua itu. Tak hanya membuat sel kulit baru tapi juga membantu menumbuhkan pembuluh darah baru.

Jadi, benarkah saat luka, kita boleh meludahi atau menjilat luka kita? Hummm, nggak gitu juga sih. Mulut manusia penuh dengan kuman: beberapa perkiraan mengatakan ada 650 spesies bakteri yang berbeda di sana. Sebaiknya kita menggunakan metode yang sudah jelas: bersihkan luka dengan larutan disinfektan ringan dan tetap ditutupi perban. Hal terpenting yang bisa muncul dari penelitian ini adalah kekuatan penyembuhan ludah ada di dunia bioteknologi. Para peneliti berharap dapat menggunakan molekul histatin-1 untuk menciptakan bahan yang mempercepat penyembuhan luka. [][teks @evaevilia666/curiosity.com | foto pixabay.com]