}
India Bebaskan Pajak Untuk Produk Kebersihan Wanita
Health

India Bebaskan Pajak Untuk Produk Kebersihan Wanita

by Intern
Mon, 23-Jul-2018

Pemerintah India baru saja mengahapus kebijakan kontroversial bagi produk-produk kebersihan wanita pada Sabtu malam waktu setempat [21/7]. Hal tersebut sekaligus menandai kemenangan para demonstran yang menentang kebijakan pajak sebesar 12% bagi produk kebersihan wanita selama lebih dari satu tahun.

Menteri Keuangan India, Piyush Goyal mengumumkan tentang kebijakan baru tersebut. Menurut Goyal, ibu-ibu dan para kaum wanita akan senang mendengar bahwa pajak bagi pembalut akan dibebaskan 100%.

“Sekarang tidak akan ada [pajak] untuk pembalut wanita,” ujar Goyal kepada wartawan seperti dilansir dari CNN Internasional.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari putaran pemotongan pajak nasional atas beberapa item di bawah pajak barang dan jasa baru India, yang diperkenalkan pada Juli tahun lalu. Hal tersebut dilakukan agar 29 wilayah bagian India berada di bawah satu sistem pajak. Lantaran sebelumnya, India menerapkan sistem pajak di setiap wilayah yang berbeda.

Saat ini, setiap produk di India menarik tarif pajak yang sama di seluruh wilayah, dibagi menjadi lima kurung pajak mulai dari 0% hingga 28%. Termasuk pembalut wanita seharga 5 rupee dan 12 rupee yang dikenakan pajak sebesar 12%.

Hal tersebut menuai protes dari berbagai kalangan, termasuk kaum wanita. Beberapa kelompok advokasi hingga selebritis India membuat gerakan #LahuKaLagaan atau "pajak atas darah" melalui sosial media. Salah satu anggota parlemen India, Sushmita Dev menerima lebih dari 40.000 tandatangan petisi untuk menghapus kebijakan pajak bagi pembalut wanita.

Meskipun pembalut telah dibebaskan dari pajak, sebagian besar wanita di India tidak dapat menjangkau produk kesehatan tersebut. Banyak wanita di daerah pedesaan masih menggunakan kain, serbuk gergaji, abu, bahkan daun sebagai pembalut pada saat menstruasi.

India saat ini bergabung dengan Irlandia, Kenya dan Kanada sebagai salah satu negara yang membebaskan pajak bagi produk kebersihan. [][teks @amuspitasari | foto advisemedianetowrk.com, bdnews24.com]