Aturan Mengelus Kucing
Hobi

Aturan Mengelus Kucing

by Sherra
Fri, 23-Dec-2016

Ada beberapa orang yang takut dengan kucing karena pernah dicakar atau digigit. Bukannya kucingnya galak, tapi mungkin kita yang salah. Belom pedekate tapi udah main elus aja. Akhirnya si kucing mengeluarkan jurus pertahanannya.

Mengelus-ngelus kucing kedengerannya gampang, tapi buat anak-anak atau orang yang jarang berinteraksi dengan kucing perlu tahu triknya.

1. Saat ada kucing, coba sodorkan jarimu. Biarkan kucing mengendusnya sebelum kamu elus mereka. Ini maksudnya biar kucing merasa nyaman. Kalau mereka nggak tertarik? cobalah lain waktu, mungkin si mpus lagi nggak mood.

2. Ketika mereka sudah merespon, misalnya mengantukkan kepalanya ke kamu, itu adalah sinyal kalau kucing ingin perhatian dan nyaman denganmu. Coba elus dagu, sisi kepalanya, atau belakang kumisnya. Itu adalah area yang paling disenangi kucing.

3. Ada juga kucing yang suka melompat ke pangkuan kita. Mungkin dia ingin berbaring dan bersantai di pangkuanmu karena manusia adalah sumber panas tubuh terbesar. Pada saat seperti ini, elus saja kepalanya.

4. Pernah dengar suara dengkuran kucing 'kan? Itu sinyal bahwa mereka ingin bersosialisasi dan haus perhatian lho. Apalagi kalau sambil membenturkan kepala atau melingkar di angkle kakimu. Itu berarti si meong senang dan ingin kamu membelainya lagi. Oh iya, makin keras suara dengkuran kucing, tandanya ia sangat senang. Tapi hati-hati ya, kadang bisa berubah kalau itu tanda dia kesal.

5. Eluslah kucing dari dahi hingga pangkal ekor berulang kali dengan gerakan lambat. Elusnya satu arah ya. Kalau bolak balik mah namanya nyetrika atau marut kelapa! Eh maksudnya itu karena beberapa kucing nggak suka kalau dielus dari bagian belakang. Mungkin karena mereka nggak mau kalau bulunya jadi jabrik.

6. Jangan menepuk kepala kucing ya kalau belum pengalaman main dengan mereka. Sebagian kucing ada yang nggak suka lho.

7. Kucing senang berguling dan tiduran santai dengan memperlihatkan perutnya. Ngundang banget untuk diunyeng-unyeng 'kan? Tapi hati-hati lho. Nggak semua kucing suka dielus di bagian perut. Soalnya, di situlah organ vital mereka berada. Jadi jangan kaget kalau mereka langsung meluncurkan gigi dan kuku tajam ke tangan kamu. Kadang bukan sebagai serangan sih, tapi itu memang cara mereka bergulat.

8. Bermain dengan kaki kucing? Perlu ada pendekatannya juga. Nggak semua kucing senang kakinya dibuat main. Coba kamu bisa sentuh dulu kakinya perlahan. Kalau mereka nggak keberatan, eluslah kakinya dengan satu jari searah dengan arah bulu mereka.

9. Perhatikan juga tanda kalau ternyata si manis nggak mau dibelai lagi. Daripada tangan kamu jadi sasaran cakaran atau gigitan. Tandanya seperti: meratakan telinga, menyentakkan ekor, menggeram atau mendesis. [][teks & foto @saesherra]