Wartawan Foto dan Presiden
Interview

Wartawan Foto dan Presiden

by Pohan
Fri, 25-Dec-2015

Agenda Presiden keluar di saat orang terlelap pukul 2 pagi. Mereka yang bekerja sebagai wartawan foto tentu jarang merasakan tidur pulas. Hal ini dilakukan demi memenuhi sebuah tanggungjawab.

Faizal Fanani terbilang baru masuk ke dunia foto jurnalistik sejak tahun 2014 lalu dan ditugaskan meliput kegiatan Presiden pada 2015. Fotografer kelahiran Bondowoso, Jawa Timur 6 Mei 1989 ini bantir stir dari area panggung hiburan ke ranah nasional politik. Di awal kariernya, ia sudah mengantongi prestasi lewat pameran foto.

Pria yang akrab disapa Ichal ini berpartisipasi dalam Pameran Fotografi Jurnalistik Setahun Kerja Jokowi-JK tanggal 18-23 Desember 2015 yang kemudian diperpanjang sampai tanggal 27 Desember 2015 di Museum Bank Mandiri, Kota Tua, Jakarta persembahan Pewarta Foto Indonesia.


Foto jurnalistik menjadi tantangan tersendiri bagi Ichal yang biasa memotret panggung musik. Menurutnya, ia bisa lebih eksplorasi ketajaman mata karena hasil memotretnya akan menyampaikan arti kepada pembaca halaman medianya. Simak wawancara Reporter @pohanpow dengan Ichal di bawah ini:

Apa yang membuat loe tertarik terjun ke dunia fotografi?
"Gue tertarik di dunia fotografi karena gue suka dan ingin mengabadikan suatu momen atau kejadian yang tidak mungkin terulang yang sama persis sekalipun dalam kegiatan yang sama dengan hasil foto yang berkualitas bukan hanya sekadar memotret."

Menurut lo, foto yang berkualitas itu dinilai dari segi apa?
"Foto yang berkualitas menurut gue foto yang diambilnya nggak asal jepret. Jadi harus memikirkan angle dan komposisi agar dapat dinikmati orang yang melihat karya kita."

Siapa fotografer idola lo yang mempengaruhi perjalanan karier memotret lo?
"Fotografer favorit gue James Nachtwey [fotografer perang asal AS], karena setiap foto yang dihasilkan dia selalu memberikan pesan dan sangat bermakna. Dari segi angle foto jurnalis menurut gue dia yg terbaik, itu yang mempengaruhi gue cinta banget dengan foto jurnalis terutama foto peristiwa."

Ceritain dong soal keterlibatan loe di Pameran Fotografi Jurnalistik Setahun Kerja Jokowi-JK?
"Keterlibatan gue dalam pameran tersebut sebagai tim dokumentasi, tapi dua karya gue masuk dalam pameran. Pameran tersebut terjadi karena para wartawan istana terutama pewarta foto yang bertugas di istana mencoba untuk membuat pameran untuk evaluasi setahun kinerja presiden, wakil, dan para menteri."

Menurut lo, selain kamera, modal utama memotret itu apa sih?
"Kita harus pendekatan dulu kepada warga sekitar. Soalnya nggak bisa main jepret. Modal utama sih niat. Niat pengen bisa motret dan ingin belajar lebih dalam tentang fotografi."

Bagaimana loe melihat perkembangan dunia fotografi di Indonesia saat ini?
"Perkembangan dunia foto saat ini sungguh pesat. Terlihat dari orang menggunakan smartphone aja menghasilkan karya yang luar biasa seperti menggunakan kamera profesional. Dan tentunya persaingan di dunia fotografi pasti ketat."

Apa lensa favorit lo dan sebutin alasannya..
"Lensa favorit gue 24-70 f.2.8, karena lensa itu menurut gue range yang bagus untuk ke mana-mana."

Bagaimana perasaan loe saat berada di pembukaan Pameran Fotografi Jurnalistik Setahun Kerja Jokowi-JK pekan lalu?
"Perasaan gue seneng dan yang paling berkesan Bapak Presiden memilih foto gue sebagai foto favoritnya.”



Apa cita-cita fotografi lo yang belum tercapai dan segera lo realisasikan?
“Yang belum tercapai, motret keliling dunia untuk mengabadikan momen di luar sana, dikemas secara jurnalistik. Gue pengin banget buat buku dari hasil foto-foto gue. Buku foto tentang Jakarta seperti kehidupan pagi hari dan kehidupan malam di Ibukota.”

Momen apa yang paling pengin lo abadiin tapi belum kesampean?
"Motret yang belum kesampean itu terjun menjadi fotografer perang."

Kira-kira apa yang membuat lo berhenti motret?
"Yang membuat gue berhenti foto yaitu akhir hayat, Insya Allah kalo masih kuat tetap selalu motret terus."

Kalau dikasih kesempatan jadi official photographer band lokal/luar siapa?
"Kalau gue dikasih kesempatan jadi official gue pilih Burgerkill karena band tersebut energik untuk di foto dan tentu gue cinta mati sama ini band karena gue suka banget lagu-lagu mereka.” [][foto courtesy of Faizal Fanani/Sigit]