Ultah Pertama Komunitas Vespa Congo
Komunitas

Ultah Pertama Komunitas Vespa Congo

by Pandu
Tue, 19-May-2015

Komunitas Vespa VGLA/VGLB Class Nusantara [VABCN] merayakan hari jadinya yang pertama, Minggu [17/05]. Hal itu mereka nikmati dengan konvoi mengunjungi tempat bersejarah di ibukota. Seperti mendatangi Museum Satria Mandala, ziarah ke Makam Pahlawan Kalibata, dan Senayan.

Menurut Dwi Godar, El Presidente [sebutan Ketua VABCN], konvoy ini bertujuan untuk mengingat sejarah vespa jenis Congo ini bisa sampai di tanah air.

“Vespa Congo ini dibawa ke Indonesia oleh Pasukan Perdamaian Garuda Dua dan Garuda Tiga. Sebagai bentuk tanda jasa atas keberhasilan kontingen pembela perdamaian itu di Afrika. Bisa dibayangkan kebanggan para prajurit itu ketika membawa pulang vespa ini, ada kenangan sekaligus sejarah,” jelas Dwi.

Sekarang ini, Vespa Congo jadi incaran para kolektor asing karena keunikannya. Jenis Congo tidak diproduksi di Italia, tetapi di Jerman. Bahkan di negara asalnya, vespa ini termasuk barang langka.

Maka itu VABCN dibentuk agar keberadaan Vespa Congo ini tetap lestari di tanah air, ujar Dwi Godar. Seluruh anggota konvoi yang berdatangan dari 13 kota diberikan “wings” serta plakat tanda pengenal pada mesin Vespa Congonya agar mudah dikenali dan tercatat dalam keanggotaannya.

Bagi komunitas ini, Vespa Congo adalah warisan sejarah. “Kenapa saya sebut sebagai warisan budaya, peredarannya di Indonesia terkait dengan suksesnya Pasukan Kontingen Garuda menjaga perdamaian di Afrika. Jangan sampai salah satu simbol kesuksesan ini hilang,” tutur Dwi lagi.

Lebih jauh, Dwi berharap dengan acara ini para pemilik Vespa Congo bangga punya kendaraan jenis skuter yang membuat nama Indonesia harum di dunia internasional, sehingga mendorong mereka untuk melestarikannya. [][teks @HaabibOnta | foto dok VABCN]