Ngulik Perbedaan Bahan Masakan di Dapur
Kuliner

Ngulik Perbedaan Bahan Masakan di Dapur

by Sherra
Mon, 26-Oct-2015

Yuk simak beberapa perbedaan di bawah ini biar nggak ketuker lagi saat berjumpa dengan mereka.

1. Bihun dan Sohun

Sering orang tertukar dengan si kembar bihun dan sohun. Gimana bedainnya?

» Walaupun sama-sama mie yang transparan, bentuk bihun lebih tipis dibandingkan sohun.
» Bihun setelah dimasak akan berwarna putih dan nggak licin. Sohun akan menjadi sedikit transparan, lengket dan kenyal.
» Bihun terbuat dari tepung beras. Sohun biasanya terbuat dari pati kacang hijau. Tapi, sekarang ada juga yang terbuat dari kentang, ubi, ataupun singkong.
» Bihun akan menjadi keras kalau terlalu lama terpapar udara bebas, sedangkan sohun nggak akan berubah menjadi keras.
» Cara pemasakan bihun dan sohun sama. Tinggal direndam dalam air panas selama 5-7 menit sebelum memasukkannya ke dalam sup atau soto.

2. Mie dengan Kwetiau

Kwetiau itu mie, tapi mie bukan kwetiau. Trus, bedanya apa?

» Mie terbuat dari berbagai macam tepung, seperti tepung terigu, tepung tang mien, tepung beras, tepung kanji, dan tepung kacang hijau.
» Kwetiau adalah sejenis mie berwarna putih, berbentuk lebar, dan terbuat dari tepung beras.
» Terdapat bermacam-macam jenis mie antara lain mie basah, mie instan, dan mie telur. Terdapat dua jenis kwetiau, yaitu basah dan kering. Kwetiau kering harus direbus sejenak hingga lunak sebelum diolah, sedangkan kwetiau basah cukup disiram air panas hingga larut lapisan minyaknya sebelum dimasak.
» Variasi menu mie lebih beragam dibandingkan kwetiau. Selain digoreng dan direbus, mie bisa dibuat martabak mie, bola-bola mie, dll. Kwetiau biasanya diolah menjadi kwetiau goreng ataupun dimasak berkuah.

3. Beda Udon dan Ramen

Duo mie lezat ini sama-sama terbuat dari tepung terigu, tapi ramen dan udon memiliki perbedaan lho.

» Ramen berasal dari Cina dan udon dari Jepang. Mie ramen identik dengan Jepang karena Jepang bisa membuat mie dari tepung yang kualitasnya lebih baik dan hasilnya enak.
» Bentuk dan panjang ramen beragam, tebal, tipis, keriting, atau lurus.
» Bentuk udon tebal dan berwarna putih dan bisa disajikan panas atau dingin sesuai musim.

4. Merica VS Ketumbar

Kalau masih awam soal bumbu dapur, merica dan ketumbar bisa bikin bingung karena fisiknya sama-sama bulat. Nah, ini bedanya..

» Bentuk merica atau lada berwarna putih dan teksturnya  lebih halus ketimbang ketumbar.
» Ketumbar berwarna cokelat muda atau coklat kekuningan dan memiliki garis-garis serat di permukaannya.
» Merica lebih keras dibandingkan ketumbar yang berfisik lunak.
» Merica menyebabkan rasa pedas, ketumbar lebih banyak menghasilkan aroma wangi dan sedap.

5. Jahe dengan Lengkuas

Sepintas dua rempah ini mirip sih.. Ini bedanya.

» Jahe berbentuk seperti ruas jari manusia, memiliki rasa sedikit pedas dan memberikan efek hangat. Rasa lengkuas? Coba tanyakan pada mereka yang suka terjebak antara daging rendang dan lengkuas.
» Jahe punya wangi yang khas seperti pada wedang ronde, wedang jahe atau permen jahe. Sedangkan lengkuas nggak beraroma  kuat namun harum pada hidangan tumis atau bersantan.
» Jahe memiliki daging berserat yang lumayan lembut dan berwarna kekuningan. Lengkuas atau laos bertekstur lebih kasar dan dagingnya juga cenderung lebih keras dan lebih berserat.

6. Beda Kunyit dan Kencur

Rempah Indonesia ini masing-masing memiliki khasiat bagus untuk tubuh. Bedanya apa ya?

» Kencur berwarna putih, sedangkan kunyit atau kunir berwarna kuning oranye.
» Kunyit mempunyai tekstur yang lembut dan mudah jika diiris atau diparut. Namun kencur memiliki tekstur yang lebih lembut dari kunyit.
» Kencur punya aroma yang nggak terlalu kuat tapi bisa untuk menyegarkan aroma makanan. Sedangkan kunyit dipakai untuk pewarna makanan.

7. Beda Margarin dan Mentega

Warna dan bentuk margarin dan mentega terlihat serupa, tapi nggak sama. Cara bedainnya gimana ya?

» Margarin terbuat dari minyak nabati yang diproses dan mengandung sedikit lemak jenuh.
» Mentega dibuat dari krim [kandungan susu] dan mengandung kolesterol diet maupun lemak jenuh yang tinggi.
» Warna margarin lebih kuning cerah dibanding mentega yang kuning pucat.
» Mentega bertekstur lembek dan lembut, biasanya nggak akan tahan disimpan dalam suhu ruangan karena mudah meleleh.
» Margarin bertekstur lebih kaku, dan stabil pada suhu ruang [nggak mudah meleleh].
» Mentega rasanya gurih dan beraroma lebih tajam pada masakan. Oleh karena itu, mentega kurang cocok untuk menumis atau menggoreng makanan. Mentega juga bisa menyebabkan tekstur kue mudah hancur.
» Margarin lebih cocok untuk memasak. Dalam pembuatan kue, margarin bisa membuat tekstur kue yang lebih kokoh.

Lebih baik menggunakan margarin dan mentega 1:1 untuk membuat kue. Jadinya pas! [][teks @saesherra/ berbagai sumber | foto berbagai sumber]