Kuliner Khas Makassar
Kuliner

Kuliner Khas Makassar

by Pohan
Mon, 01-Feb-2016

Saat menyambangi kota tertentu, kamu yang hobi kulineran pasti penasaran sama makanan atau minuman yang khas di sana. Yuk kita intip nih makanan dan minuman apa saja yang jousss di Makassar:

1. Konro

Dalam bahasa Makassar, "konro" artinya iga. Biasanya masakan khas Makassar satu ini disajikan berupa sop atau dimasak dengan cara dibakar. Kuah sop konro berwarna coklat kehitaman karena dimasak dengan keluwak. Sementara daging iga sapi yang dibakar disajikan dengan bumbu kacang ditambah kuah sop konro.

2. Es Palu Butung

Jangan sampai keder nih antara es palu butung dan es pisang ijo. Mirip sih karena bahan-bahan keduanya hampir sama. Yang membedakan adalah es pisang ijo, pisangnya dibungkus dengan adonan kulit berwarna hijau dan dikukus. Sedangkan es palu butung, pisangnya dikukus dan dipotong-potong.

3. Sarabba

Nah, ini minuman tradisional. Bahannya dari jahe, kuning telur, gula merah, dan santan. Nggak cuma itu, Sarabba mengandung rempah-rempah, misalnya, kayu manis, pala, dan merica. Minuman mirip STMJ ini berkhasiat menghangatkan tubuh dan menambah energi, juga memelihara kesehatan.

4. Coto Makassar

Masakan ini bahan utamanya jeroan sapi empuk, yang sudah direbus. Daging atau jeroannya diiris-iris dan diberi campuran bumbu, yakni:  bawah putih, serai, kaang tanah, ketumbar sangrai, jintan, lengkuas, merica, air jeruk nipis, dan penyedap rasa. Coto Makassar lebih lezat ditambahkan kacang tanah sangrai dan disajikan bersama ketupat atau burasa.

5. Pisang Epe

Pisang epe terbuat dari pisang kepok atau pisang raja. Cara penyajian pisang ini dipanggang kemudian disajikan dengan saus gula merah. Disebut pisang epe karena saat pembuatannya, pisang "dijepit" [epe] dengan kayu sampai pisangnya berbentuk gepeng. Makanan ini lebih nikmat disantap bersama minuman Sarabba.

6. Jalangkote

Nah, ini kelihatannya kayak pastel. Yang jadi beda, jalangote berkulit tipis. Isinya juga berbeda dengan isi pastel. Biasanya isi jalangkote terdiri dari irisan wortel, potongan kentang, toge, dan sohun. Semua bahan ini ditumis bersama bawah merah, bawah putih, dan merica. Jalangkote biasanya disajikan sebagai menu buka puasa.

7. Kapurung

Penyajiannya sih mirip dengan Bubur Manado. Tapi kapurung berbahan utama tepung sagu yang dicampur bumb cabai rawit, yang dihaluskan dengan perasan air jeruk limau  kapurung akan lebih lezat kalau dicampur daging ayam uang disuwir-suwir, kangkung, terong ungu, daun pakis, atau daun katuk. Kamu pengen coba menu ini? Biasanya kapurung banyak ditemukan di kawasan Luwu, Palopoi.

8. Pallu Basa

Pallu Basa sejenis sop yang agak mirip dengan coto. Bedanya  pallu basa memakai santan kental dan kelapa parut sangrai hingga menguarkan aroma kuah yang khas. Rasanya gurih dan biasa disajikan dengan nasi, berbeda dengan coto yang biasanya disajikan dengan ketupat. Kuning telur ayam kampung yang dicampur ke dalam kuah Pallu Basa yang masih panas bisa menambah kenikmatan hidangan ini.

9. Mie Titi

Konon, mie ini berasal dari orang keturunan Tionghoa, yang tinggal di Makassar sekitar 40 tahun lalu. Semula, mie ini hanya dikonsumsi oleh warga Tionghoa di daerah pecinan Makassar. Namun kini menjadi masakan khas Makassar. Mie Titi sekilas seperti ifumie. Disajikan dengan ayam, baso, udang, atay sosis, plus sayuran hijau. [][teks @pohanpow | sumber & foto berbagai media]