Kuliner

Yu Sheng, Hidangan Pembawa Berkah

by Dedi
Sun, 07-Feb-2016

Masyarakat China yang tinggal di Malaysia, Singapura, dan Indonesia mengenal tradisi bernama Yu Sheng, hidangan khusus untuk menyambut tahun baru Imlek.

Dikatakan bahwa tradisi ini berasal dari perayaan Renri, perayaan hari ke tujuh tahun baru China yang dirayakan para nelayan di Pantai Guangzhou.

Yu Sheng, dikenal sebagai Lo Hei di Kanton, dihidangkan sebagai makanan pembuka dan biasanya dimakan pada saat perayaan malam Imlek berlangsung. Sesuai adat, menu ini wajib dihadirkan dan disantap dengan iringan doa syukur atas rezeki yang telah diberikan dan agar keluarga mendapat rezeki yang lebih baik di tahun yang baru.


Yu Sheng berupa salad yang terdiri dari manisan buah pepaya, wortel, lobak putih, manisan kulit jeruk, timun, ubi, jahe, kacang tanah panggang dan jamur enoki. Salad tersebut diiris halus memanjang menyerupai hasil serutan dan dihidangkan bersama sepiring ikan salmon mentah yang diiris tipis.


Irisan jeruk nipis ditambah jahe merah, jahe putih, wortel, lobak, kacang, manisan pepaya, serta wijen kemudian dicampur dengan irisan ikan salmon mentah. Paduan ramuan tadi lalu dilumuri bumbu lada China dan terakhir dibalur dengan kayu manis, lada, saos plum dengan sedikit minyak sayur.

Mengaduk Yu Sheng harus dilakukan bersama-sama oleh orang yang duduk satu meja sambil saling mengucapkan selamat tahun baru Imlek.

Menurut kepercayaan Tionghoa, ikan salmon melambangkan kelimpahan dan kemakmuran bagi orang yang menyantapnya.

Cara makannya harus diangkat tinggi-tinggi. Semakin tinggi Yu Sheng diangkat, semakin baik pula peruntungan di tahun yang baru. [][teks @dd_sarwono/wikipedia.org, kompas.com, arumsekartaji.wordpress.com | foto singsupplies.com, sg.asia.city, wikipedia.org]