Aneka Rujak Nusantara
Kuliner

Aneka Rujak Nusantara

by Sherra
Fri, 24-Apr-2015

Siapa sih yang nggak ngiler dengan fruit salad asli Indonesia alias rujak? Buah yang asam manis plus sambal yang nikmat banget dimakan siang atau sore hari. Kira-kira kamu, udah nyobain belum aneka rujak yang beredar di Nusantara?

1. Rujak Iris dan Rujak Serut
Biasanya sih menikmati rujak bisa diiris dan diserut. Isinya beragam, seperti pepaya, nanas, mentimun, kedondong, mangga muda, bengkuang, jambu air, dan juga ketela kuning. Sausnya dibuat dari cabai, gula merah, garam, dan kadang dengan pisang klutuk. Lain lagi kalau rujak serut, terlihat lebih encer karena bercampur dengan air dari buah yang diserut. Biasanya ditambah jeruk bali dan buah delima. Enak banget kalau disajikan dingin. Sluuurrlp.. pedas, manis, asam bercampur jadi satu.

2. Rujak Tumbuk atau Rujak Bebeg
Rujak ini juga disebut rujak bebek. Ehm..baca ‘e’-nya seperi melafalkan becak yah. Nah, rujak bebek ini bumbunya cabai, terasi, gula jawa, asam, dan garam. Setelah ditumbuk halus, lalu masukkan jambu biji, irisan pisang klutuk, ubi jalar, bengkuang, dan kedondong. Buah-buah tersebut dihancurkan kasar yang akhirnya mengeluarkan cairan alami buah yang bercampur. Rasa asam, pedas, manis, juga sepet langsung bikin penikmatnya ketagihan!

3. Rujak Cingur
Coba deh berburu rujak ke Surabaya. Di sana ada rujak berbahan irisan cingur yang telah direbus. Campurannya akan membuat rujak ini mirip dengan pecel atau gado-gado karena dicampur dengan buah-buahan, seperti: bengkoang, mangga muda, nanas, krai/bendoyo [jenis ketimun Jawa Timur] dan sayuran rebus, semisal: tauge/kecambah, kacang panjang dan kangkung. Tentunya nggak lupa dengan lontong, tahu, dan tempe. Sambalnya? terbuat dari olahan petis udang, air matang, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang klutuk.

4. Rujak Shanghai
Wah, rujak ini udah ada sejak tahun 1950. Gerai rujak ini yang terkenal ada di Jalan Pancoran, Glodok. Nama Shanghai diambil karena dulu pedagangnya berjualan di depan Bioskop Shanghai. Walaupun disebut rujak, ternyata isinya bukan buah-buahan lho, tetapi rebusan kangkung, juhi [cumi besar], dan ubur-ubur yang dituang ke bumbu acar lobak dan mentimun. Lalu ditambah kecap asin, bumbu halusan bawang putih dengan air, sambal tomat dan taburan kacang tanah yang dihaluskan. Pernah coba?

5. Rujak Es Krim
Sekitar tahun '90-an rujak asal Yogya ini pertama kali terkenal di depan Puro Pakualaman. Nah, bentuk rujaknya adalah parutan buah lalu ditambahkan es krim yang biasanya rasa kelapa, nangka, atau vanilla. Beuh, pas banget buat siang-siang.

6. Rujak Juhi [cumi]
Ini adalah makanan khas Betawi. Bisa dibilang wujud dan abangnya udah langka karena jarang ditemui. Karena pakai mie sebagai isinya, rujak juhi disebut juga mie juhi. Rujak ini menggunakan suwiran juhi kering atau juhi basah, tahu, kentang, daun selada, mentimun, dan kerupuk. Nah, bumbu rujaknya terbuat dari kacang tanah, cabe, cuka, gula, air, bawang putih, kecap manis, dan garam.

7. Rujak Buah Kuah Pindang
Kalau pernah ke Bali, pernah coba rujak satu ini nggak? Terbuat dari irisan aneka buah, seperti: mangga, jambu, mentimun, bengkuang, dan buah rujak lainnya, yang disiram saus kuah ikan pindang dan ditaburi kacang gepuk. Biasanya ikan yang dipindang adalah ikan lemuru yang rasa dan aromanya kuat. Kuahnya  terdiri dari garam, terasi, kencur, cabe, dan air rebusan ikan pindang. Berarti rujak ini pas sebagai cuci mulut setelah makan ikannya yah..

8. Rujak Rumput Laut
Masih dari Pulau Dewata, ada yang namanya  rujak rumput laut  atau dalam bahasa Bali, bulung. Rumput laut yang digunakan biasanya rumput laut putih dan hijau. Setelah itu, diberi topping parutan kelapa. Udah segar, sehat juga kan?

9. Rujak Mie
Ada yang pernah nyoba rujak asal Palembang ini? Pada dasarnya sih ini pempek, tapi ditambah dengan mie telur basah dan soun, irisan tahu, taburan ebi, dan nggak lupa tambah saus cuka. Makanan ini adalah perpaduan dari dua etnis besar, Melayu, dan Tionghoa.

10. Rujak Soto

Jalan-jalan ke Banyuwangi, Jawa Timur, jangan lupa untuk mencicipi rujak soto. Rujak ini merupakan racikan rujak cingur yang disiram dengan kuah soto beserta babatnya. Tapi bedanya tanpa memakai petis. Makin lengkap kalau sesudah menyantap rujak ini, trus minum es temulawak yang diramu dari bahan temulawak, kapulaga, cengkih, dan gula aren. Minuman ini  ternyata mampu menghilangkan rasa pedas rujak soto.

11. Rujak U’groeh

Rujak dari Aceh ini terdiri dari daging kelapa yang muda dan lembut, pepaya, wortel, dan buah rumbia khas Aceh, cabe, gula aren, es, garam, dan taburan kacang tanah, juga air perasan jeruk nipis. Kebayang rasanya?

12. Rujak Petis Bandung
Beda dengan rujak cingur dari Jawa Timur, ini adalah rujak buah yang bumbunya ditambahkan petis udang dan air asam jawa. Hmm..rasanya pasti manis dan gurih yah..

Kamu suka yang mana? Yuk ngerujaaak! [][teks @saesherra/ berbagai sumber | foto berbagai sumber]