Minuman Hangat Racikan Indonesia
Kuliner

Minuman Hangat Racikan Indonesia

by Sherra
Mon, 21-Nov-2016

Waktu itu pernah kami tulis resep minuman penghangat badan. Klik aja di sini. Nah, kali ini beda. Sama-sama penghangat badan, tapi ya racikan khas Indonesia. Kamu pun pasti pernah mencoba beberapa di antaranya.

1. Bajigur

Minuman tradisional Sunda ini dibuat dari santan, gula aren, ditambah sedikit jahe, daun pandan, dan garam. Udah gitu ditemenin prajuritnya: ubi, pisang, kacang rebus, timus, pisang goreng, kedelai rebus, dan lainnya. Nikmat banget kalo diseruput hangat-hangat. Duuh.. By the way, tukang bajigur kayaknya udah langka ya?

2. Bandrek

Minuman khas Sunda ini juga diburu buat penghangat badan. Dibikin dari racikan air atau bubuk jahe, kayu manis, cengkeh, sereh, gula merah, santan, kapulaga dan biji ketumbar. Kadang ditambah juga dengan susu kental manis dan serutan kelapa muda. Sluurrp..

3. Wedang Ronde

Wedang berarti seduhan air jahe; ronde itu bola-bola yang dibuat dari tepung ketan atau ubi. Jadi, minuman hangat khas Solo dan Salatiga ini adalah air jahe yang dinikmati dengan ronde. Bahkan ditambah kacang yang disangrai dan kolang kaling.

4. Wedang Uwuh

Berasal dari Yogyakarta. Uwuh berarti sampah dedaunan. Iya, jadi minuman ini tampilannya kayak sampah daun gitu. Dibuatnya dari air jahe, kayu secang, cengkeh [bunga, batang, dan daunnya], kayu manis dan daunnya, pala dan daun pala, akar dan daun serai. Pemanisnya gula batu atau gula merah. Bukan sembarang "minuman sampah" lho. Buktikan khasiatnya.

5. Wedang Secang

Kulit kayu secang ini awalnya dijemur trus diseduh. Selain jadi penghangat badan, bisa juga untuk pengobatan, pewarna, dan sebagai minuman segar. Khasiatnya? Pernah kami bahas juga lho. Bisa diintip di sini ya.

6. Sekoteng

Agak mirip dengan wedang ronde. Bedanya pada isinya, yaitu kacang hijau, kacang tanah, pacar cina, potongan kolang-kaling dan potongan roti. Minuman dari Jawa Tengah ini juga ditambahkan sedikit susu kental manis. Biasanya sang penjual muter keliling rumah warga dengan membunyikan mangkuknya yang berbunyi khas. Kayaknya penjual sekoteng keliling juga udah jarang ya?

7. Sarabba

Kalau di Makassar, minuman ini dipercaya bisa memulihkan stamina. Dibikinnya dari air jahe, kuning telur, gula aren, santan dan merica bubuk. Sarabba biasanya dikonsumsi untuk mengusir flu, mengatasi masuk angin, dan tentu bikin badan hangat. Coba deh bikin.

8. Bir Pletok

Tenang, ini bukan bir yang beralkohol. Bikinnya cuma air jahe ditambah kapulaga, sereh, kayu manis, gula, dan kayu secang sebagai pewarna. Jadi ceritanya bir pletok berasal dari orang-orang Betawi gedongan yang banyak bergaul dengan orang Belanda. Mereka sering melihat cara dan kebiasaan orang belanda yang minum bir. Bir pletok bisa disajikan dingin juga kok biar lebih segar.

9. Teh Talua

Dulu, teh talua adalah minuman para bangsawan Sumatera Barat. Dibikinnya dari kuning telur dan gula yang dikocok, trus diseduh dengan teh panas. Ditambah susu kental manis dan bubuk vanili biar rasa amis dari kuning telur nggak terasa. Teh telor ini juga ditambah dengan perasan jeruk nipis. Nah, yang berhasil racikannya tuh katanya terlihat ada tiga lapis warna dalam gelas.

Minuman hangat apa lagi yang berasal dari Indonesia ya? [][teks @saesherra | foto pixabay.com]