Lima Kuliner Legenda di Yogyakarta
Kuliner

Lima Kuliner Legenda di Yogyakarta

by Pandu
Wed, 03-Jun-2015

Yogyakarta, kota dengan beragam budaya dan sejarah yang sudah melegenda. Selainan bangunan tua berupa candi atau keraton, kota ini juga punya kulineran yang melegenda.

Ini dia lima sajian kuliner yang melegenda di Yogyakarta.

Gudeg

Ada dua tipe jenis gudeg, kering dan basah. Gudeg kering lebih lama waktunya sebelum menjadi basi. Sementara yang basah lebih cepat basi, maka itu pedagangnya hanya buka warung di malam hari dengan stok terbatas.

Bakmi Jawa

Berkat dimasak dengan arang, aroma serta cita rasa bakmi jawa khas Jogja itu khas sekali. Apalagi ditambah rawit yang dirajang dan ditumis ketika masak. Beuh edan!

Sate Klathak

Jika biasanya sate itu pakai bambu sebagai penusuk. Nah, sate klathak pakai jari-jari sepeda. Alhasil, jumlah daging bisa lebih dari tiga iris dan lebih tebal daripada biasanya.

Mangut Lele

Dinamai begitu karena proses memasak lele ini dibakar dulu sebelum disiram kuah mangut. Kuah ini berisi beragam rempah-rempah ditambah cabai dan santan, yang menjadikannya gurih.

Sate Petir

Ketika memakan sate petir, mulut dan perut akan bergemuruh persis seperti langit. Itu karena irisan rawit yang banyak sekali pada sambal kecap. Jika kamu tidak kepedasan, barangkali hidup kamu lebih pedas dari sate ini.

Pecel Welut

Ini adalah makanan khas warga Bantul yang mayoritasnya petani. Welut juga mudah dicari berkat landscape persawahan Bantul. Resep yang bertahan puluhan tahun tetap terjaga seperti cita rasa yang selalu gurih. [][teks @HaabibOnta | foto wikipedia]