Lihat Kepribadian Pria dari Jenggotnya
Lifestyle

Lihat Kepribadian Pria dari Jenggotnya

by Pandu
Mon, 13-Apr-2015

Banyak yang bilang, pria disebut maskulin kalau punya kumis dan jenggot. Agar terlihat jantan,  rambut di sekitar dagu, pipi, juga atas dan bawah bibir sengaja dipanjangkan.

Tapi jangan biarkan jenggot dan kumis  tumbuh sembarangan. Bukannya terlihat bagus, sebaliknya wanita akan melihat mereka sebagai pria yang berantakan. Padahal, rambut, jenggot, dan kumis punya model tersendiri. Nih sebagai referensi, try this out, dude!

Full Beard
Ini model klasik. Seluruh janggut dan bibir penuh dengan bulu. Kuncinya, bulu selalu disisir rapi. Pria yang suka old fashion memilih model ini.

Goatee
Sempat nge-hits pada era '90-an. Kumis dan jenggot tipis mengotak di antara dagu dan mulut. Phew, tapi model ini sudah basi! Ayolah ganti gaya baru, man!

Stubble
Ini yang paling nge-tren sekarang dan paling sulit dirawatnya. Maklum, gaya kayak ini perlu pemotongan tiap dua hari sekali. Brewokan tapi tipis serta halus. Cuma pria yang perfeksionis mau memakainya.

Sideburns
Sejak Elvis Prestley jadi raja panggung, model jambang tebal jadi semakin tenar. Dari era 60’an model sideburns nggak pernah ada matinya hingga sekarang. Pria yang humoris akan pilih model ini karena terlihat lucu.

Chin Strap
Jenggot yang tumbuh dari jambang sampai dagu. Dibentuk begitu rapi. Pria yang ingin tampil kasual tapi tetap macho, coba deh sering pakai model ini.

Mutton Chops
Pria berjiwa bebas seperti koboy rodeo atau anak motor  doyan model ini. Menumbuhkan janggut dari jambang menyambung ke kumis. Tapi bagian dagunya licin.

Soul Patch
Bentuk jenggot ini agak lucu karena cuma ada di bagian bawah bibir. Jika jenggotmu tipis,  lebih baik jangan coba-coba deh. Jadinya aneh. Pria yang ogah ribet cocok dengan model ini.

Handlebar Mustache
Pria yang punya selera berkelas akan rela ke barbershop supaya bentuk janggut dan kumisnya terawat rapi, seperti David Beckham, misalnya. [][teks @HaabibOnta | foto pinterest]