Kebiasaan Ini Bisa Membunuhmu
Lifestyle

Kebiasaan Ini Bisa Membunuhmu

by Sherra
Tue, 03-May-2016

Beberapa hal biasa kita lakukan secara rutin dan berulang. Tapi ternyata kita nggak sadar kalau dlakukan setiap hari lama kelamaan bisa memberikan efek negatif buat otak. Tenang, kita masih bisa mengubah gaya hidup dan menjaga agar badan dan otak tetap sehat. Berikut adalah kebiasaan yang membahayakan otak.

1. Multitasking

Bermain hape sambil menonton TV dan menjawab chat mungkin rasanya membuat waktu lebih efisien. Multitasking multimedia bisa menurunkan kepadatan materi abu-abu yang mempengaruhi kontrol kognitif dan emosional. Orang-orang yang terus-menerus menggunakan gadget kurang bisa berkonsentrasi dan mengingat informasi.

2. Asosial

Otak kita dibuat untuk bersosialisasi dan kita perlu untuk berinteraksi dengan orang lain. Studi menunjukkan orang yang banyak bersosialisasi memiliki kemampuan kognitif lebih baik dibandingkan mereka yang tidak. Bersama teman-teman membuat otak kita istirahat dan menghindari stress, dan membantu meningkatkan memori dan ketajaman mental.

3. Kurang tidur

Kurang tidur merusak kemampuan berpikir. Mengantuk karena kurang tidur mempengaruhi memori jangka pendek dan panjang, juga konsentrasi. Tentu, ini membuat otak lebih sulit bekerja efektif. Kantuk bahkan dapat membuat lelah, berada dalam suasana hati yang buruk sepanjang hari, dan menyebabkan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan. Kalau kamu memiliki banyak hal yang harus dilakukan, lebih baik istirahat dan isi ulang 'bateraimu'.

4. Makan ikan

Hati-hati, ikan memang lezat dan bagus untuk otak. Tapi ikan yang ditangkap di laut bisa mambawa jejak racun seperti merkuri. Mungkin bisa juga mengonsumsi ikan non laut. Tapi sering juga ikan diberikan pestisida untuk mencegah kutu air. Intinya hati-hatilah makan ikan.

5. Merokok

Kebiasaan ini sangat mengurangi suplai oksigen ke otak dan telah terbukti memicu penyakit neuro-degenerative seperti penyakit Alzheimer. Juga, amina heterosiklik yang dilepaskan selama pembakaran rokok dapat mengganggu reproduksi DNA yang menyebabkan sel-sel kanker.

6. Paparan lingkungan buruk

Otak membutuhkan pasokan oksigen terus menerus, tapi zat-zat beracun di udara lingkungan yang kita tempati dapat mengganggu pertukaran gas, transportasi dan pengolahan oksigen ke sel. Inilah yang menyebabkan efisiensi otak berkurang.

7. Alkohol

Alkohol bisa merusak organ tubuh, terutama sistem saraf, hati, dan jantung. Ini berdampak pada reaksi kimia yang terjadi di otak. Alkoholisme juga membunuh neuron dan mengurangi kecepatan transmisi impuls saraf.

8. Stres dini

Stres menyebabkan beberapa reaksi pada sistem saraf, beberapa di antaranya mengurangi kapasitas mental dan juga meningkatkan risiko menderita stroke dan serangan jantung.

9. Menutupi kepala saat tidur

Tidur dengan menutupi kepala dapat meningkatkan konsentrasi karbon dioksida sehingga mengurangi jumlah oksigen yang dapat menimbulkan efek berbahaya pada otak.

10. Memaksa otak saat sakit

Bekerja atau belajar banyak saat sakit bisa berbahaya karena energi tubuh sedang fokus untuk penyembuhan. Memaksa otak selama periode ini bisa mengurangi kemampuan tubuh, serta melemahkan sistem kekebalan. Beristirahatlah sampai sehat sebelum beraktivitas kembali.

11. Kurangnya rangsangan dan latihan mental

Berpikir itu penting. Begitu juga melakukan percakapan yang berisi dan cerdas, serta membaca buku dapat merangsang otak dan meningkatkan kemampuan belajar dan memori.

Mari sayangi otak kita.. [][teks @saesherra/learning-mind.com, steptohealth.com | foto corbisimages]