Antara Robusta dan Arabica
Lifestyle

Antara Robusta dan Arabica

by Pandu
Wed, 25-May-2016

Lagi menjamur banget kedai kopi yang bermenu kopi lokal khas Nusantara. Ragam kopinya mulai dari Gayo sampai Wamena. Bahasa kopinya itu ‘single origin’, jadi cita rasanya juga khas dari daerah masing-masing. Tergantung dari iklim dan kondisi tanah.

Tapi sebetulnya cuma ada dua jenis biji kopi yang ditanam di Indonesia, Arabica atau Robusta. Cuma antara dua itu saja. Sekalipun itu kopi luwak, juga berasa dari dua tipe tanaman tadi. Beda dengan jenis Liberica yang tumbuh liar di Sulawesii, di lahan bekas kebun Belanda.

Jadi kita kenalan dulu yuk sama biji kopi Robusta dan Arabica, biar tahu apa yang tersaji di secangkir hangat yang akan kamu minum nanti.

Biji Robusta punya banyak kafein ketimbang biji Arabica. Jadi kalau lagi deadline, mending pilih Robusta, biar kehindar dari ‘hukuman mati’.


Rasa kopi Arabica lebih enteng dan beraroma lebih kencang. Sedangkan kopi Robusta, lebih tebal tekstur rasanya.


Biji Arabica itu flat dan lebih ouval. Sementara biji Robusta lebih bulat mirip kacang.

Biji Arabica telah mengandung gula. Sedangkan Robusta tidak sama sekali.

Sebelum dipetik, warna buah kopi Arabica pasti hijau gelap. Lebih gelap daripada buah Robusta.

Kopi Arabica cuma bisa tumbuh di iklim dingin dengan curah hujan tinggi. Sebaliknya, Robusta justru bisa tumbuh dengan curah hujan rendah.

Sebanyak 70% pasar kopi didominasi biji Arabica. Sisanya ada Robusta, Liberica, Luwak, dan banyak lagi.