Perayaan Lebaran di Negara Lain
Lifestyle

Perayaan Lebaran di Negara Lain

by Pandu
Sun, 04-Jun-2017

Idul Fitri adalah puncak kemenangan bulan Ramadhan. Semua orang merayakan penuh suka cita. Di Indonesia ritual yang biasa dilakukan oleh perantau adalah mudik ke kampung halaman. Entah sejak kapan ini berlaku. Tapi yang jelas H-2 lebaran, migrasi massif pasti terjadi di seluruh wilayah.

Keluarga jauh berkumpul untuk bersilaturahim. Saling mengirimkan makanan ke tetangga dan saudara. Menyiapkan makanan bersantan serta kue nastar. Oh juga uang untuk anak-anak kecil. Ini adalah lebaran ala orang Indonesia.

Lebaran ala komunitas Muslim di seluruh dunia seperti apa yaa?

1. Mesir

Pesta Idul Fitri berlangsung tiga hari. Salam yang familiar itu “Eid Mubarak”. Dan kue wajib di sana adalah Fata dan Kahk yang pasti ada di tiap rumah.

2. Afrika Selatan

Mulai dari malam takbir, orang-orang akan berkumpul di Green Point, Cape Town. Esoknya setelah Shalat Ied, tukaran kado adalah tradisi yang sering dilakukan di sana.

3. Nigeria

Di sini Idul Fitri disebut “Small Sallah” dan tiap orang menyapa “Barka Da Sallah”. Muslim Nigeria merayakannya dengan makan besar di masjid usai Shalat Ied.

4. China

Sebanyak 18 juta muslim merayakan Idul Fitri di Xinjiang dan Ningxia. Serta di sini tidak ada ritual pakai baju baru selama perayaan.

5. USA

Shalat Ied biasanya digelar di Islamic Center, taman atau balai pertemuan. Selepas itu biasanya digelar pesta untuk merayakan hari kemenangan.

6. Fiji

Hanya sekitar 7% populasi Muslim di Fiji. Tapi bila tiba Idul Fitri, mereka merayakan dengan pakaian baru dan Mie Samai yang melimpah. Yummy!

7. Fillipina

Satu-satunya negara mayoritas umat Kristiani, tapi tetap menjadikan Idul Fitri Hari Libur Nasional. Masjid Emas pastilah ramai di hari ini oleh umat Muslim.

8. Afghanistan

Cukup bilang "Khala Eidet Mubarak" [Selamat Hari Lebaran] dan pasti kamu diberi Kolcha, kue yang wajib ada di saat Idul Fitri. Ibarat nastar kalau di sini.

9. Bangladesh

Hampir mirip seperti di Indonesia, semua orang mudik ke kampung halaman pakai kereta. Bedanya kereta di sini lebih manusiawi, Commuters. [][teks @haabib_onta | foto tribune-intl.com]