Perjalanan Teh
Lifestyle

Perjalanan Teh

by Pohan
Mon, 08-Jun-2015

Teh bernama Latin Camelia sinensis. Umumnya tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian antara 200-2.000 meter di atas permukaan laut dan suhu cuaca antara 14-25 derajat Celsius.

Proses pengolahan teh menentukan jenis dan kualitas teh itu sendiri. Adapun jenis teh yang umum dikonsumsi antara lain: teh putih, teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Bagaimana perjalanan teh sebelum kita nikmati?


1. Pemetikan

Untuk menjaga kualitas, pucuk teh harus dipetik  dengan tangan oleh pemetik teh, cara menggenggamnya harus sejajar dengan hentakan pergelangan tangan dan tanpa pemilinan atau penjepitan. 

2. Pelayuan

Pelayuan dilakukan untuk menghilangkan terbuangnya air dari daun dan memungkinkan oksidasi sedikit mungkin. Daun teh dapat dijemur atau ditiriskan di ruangan berangin lembut untuk mengurangi kelembaban.

3. Pememaran

Untuk  mempercepat oksidasi, daun boleh dimemarkan dengan memberinya sedikit tumbukan pada keranjang atau dengan digelindingkan dengan roda berat.

4. Oksidasi

Daun dibiarkan di ruangan tertutup agar warnanya lebih gelap, terutama untuk teh yang memerlukan oksidasi. Teh dapat dipilih/disortir ketika oksidasi harus dihentikan. Misalnya, untuk teh oolong oksidasi harus terjadi 5-40%.

5. Penghilangan-warna-hijau

Secara tradisional, daun teh digongseng atau dikukus. Tahapan ini bisa dilakukan dengan pemanggangan di dalam drum yang diputar. Untuk teh hitam, dilakukan bersama pengeringan.

6. Penguningan

Tahapan ini khusus untuk teh kuning, yang dilanjutkan dengan pemanasan ringan di dalam kontainer mini hingga warna teh menguning.

7. Pembentukan

Penggulungan dilakukan untuk mendapatkan bentuk lajur yang ergonomik. Biasanya, dengan menyimpan teh di dalam tas pakaian yang besar, yang kemudian ditekan-tekan oleh tangan atau mesin untuk membentuk lajur.

8. Pengeringan

Pengeringan dilakukan sebagai "tahap akhir" menjelang penjualan. Ini dapat dilakukan dengan banyak cara, misalnya dengan menggongseng, menjemur, menghembuskan udara panas, atau memanggangnya.

9. Pemeliharaan

Tahapan ini tidak selalu dilakukan. Beberapa teh memerlukan penyimpanan ekstra, fermentasi tahap kedua, atau pemanggangan untuk mencapai rasa yang lebih nikmat saat diminum. [][teks @pohanpow | sumber & foto glarehouse.com]