LINIFIKSI: Puisi Budhi Setyawan
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Budhi Setyawan

by LiniFiksi
Sun, 07-Aug-2016

Saat Kereta Terlambat

kereta kereta itu
mungkin juga lelah
seperti kita
yang bergumul dengan putaran jam
terus berlari

atau bisa saja jengah
seperti kita
yang menghadapi tumpukan nasib dalam kertas
keras tak mau bicara

barangkali mereka juga perlu piknik
seperti kita
yang kerap memucat
dikepung rencana rencana

                     

                            Jakarta, 10 Maret 2016


Lumbung Rindu

setiap kata dalam percakapan kita
adalah benih padi yang tersemai
di sawah sawah cita yang terhampar
di kaki bukit harapan dengan sepoi lagu doa
ada juga ricik air mengalir dari awal sungai puja
melengkapkan lanskap sepi di wilayah teduh rahasia

setiap kesan dari pemandangan kita
adalah benih jagung yang tertanam
di ladang ladang rasa yang tergelar
di ranah lembah dambaan dengan semilir restu
ada setapak jalan yang dinaungi rindang pepohonan
menggambarkan panorama sunyi di cekungan kegaiban

betapa setiap perjumpaan tak melunaskan getaran
yang menerpa geronggang dada
namun semakin memanen bulir keinginan
nyala hidup yang setia ada
untuk disimpan dalam ruang waktu
menjadi lumbung rindu

                               

                                    Bekasi, 24 Februari 2015 


Elegi Stasiun Lama

langit senja menggantung mega
tak ada hujan. hanya angin berembus
kirimkan dingin yang purba
 

kursi peron menggigil
mengukir keriput
memanggil kabarmu yang menjauh
bersama derit roda kereta itu

                                    Bekasi, 26 Januari 2014 

---



Budhi Setyawan, lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 9 Agustus 1969. Puisi-puisinya banyak dimuat media massa dan antologi bersama. Sekarang bekerja di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan di Jakarta. Mengelola komunitas Forum Sastra Bekasi [FSB]. Tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Mengelola blog pribadi: budhisetyawan.wordpress.com

[][foto & ilustrasi: science-all.com, @riansaputra, dok. Budhi Setyawan]

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya!