LINIFIKSI: Puisi Julaiha S.
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Julaiha S.

by LiniFiksi
Mon, 22-Aug-2016

Pengukir Diri

 
Pagi seolah patuh pada bunyi lesung
awan hitam seperti pulang menerawang
rumah matahari. Bulan meleleh,
menyinggahi kopi di meja kerjamu
 
musim kembali semi, daun-daun hijau
mengelusi ubun-ubunmu yang gigil,
mengukir luka berduri menancap di wajahmu
“bangunlah, ikuti dingin embun yang bersiul
di balik telinga. Kenangan itu silih berganti
memapah hatimu yang letih
sedang surya menangkis kerak peluh
terciptalah mahram untuk kita mengupas masa lalu
 
Jangan biarkan tangismu mencacati pagi
ada lelaki yang menunggu suaramu
mematuk-matuk hatinya.
 

 


Nirmala, Tanaman Sajak Romantis

 
Jalan telah pekat, memalamkan kehidupan jiwa
beberapa lainnya tidur memulai mimpi. Menjalin ritual kisah
dengan lagulagunya. Pada malam juga, kota pun lumat
menjadi warna tidur, berani menembus pepohonan,
belukar dan ladang petani.
Kau telah menuntaskan purnama terjaga
cahayanya tersenyum, orang-orang bercerita sendiri
matanya tertutup meraba langkah, bahkan rindu dan cemburu
tertidur di jiwa pecinta.
 
Nirmala, kau telah lucuti tubuhku dengan sajak
rohmu masuk melalui celah kamar
dan keluar-masuk membawa kerinduan.
 
 


Gotrok Pengantin

 
Matamu meninggalkan percikan kenang
di kabut malam. Langit pula tuntaskan cerita petang
bukan catatan atau dongeng.
Bumi telah lengkap memasangkan anak manusia
Rumah-rumah berjajaran mengapit keluarga
meretas sukma dan jarak yang nyata
barangkali genggaman tangan ekalaya
mengairi benih di rahimmu.
 
Sepanjang jalan, sekujur tubuhmu membiarkan tanda
bersemayam di hatinya.
rahasia tubuhku telah tuntas dipelajari
entah bahagia atau tidak, aku terlalu menjahit pertanyaan
demi pertanyaan di perjalanan menuju kotanya.

[][ilustrasi gambar @riansaputra, foto dok pribadi Julaiha S.]



Julaiha S. [Julaiha Sembiring] kelahiran Medan, 11 Juni 1993. Karyanya dimuat di puluhan media massa, yakni; Harian Waspada, Medan Bisnis, Analisa, Sumut Pos, Mimbar Umum, Serambi Indonesia, Sinar Harapan, Lampng Pos, Riau Pos, Indopos, Pikiran Rakyat, Suara NTB, Banjarmasin Pos, Sastra Sumbar dan beberapa antologi puisi. Saat ini, tercatat sebagai Alumnus Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Medan. Ia bergiat di Kompensasi dan KPPI- Medan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Jangan lupa, sertakan biodata singkat dan foto menarik. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []