LINIFIKSI: Puisi Ullyl CH
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Ullyl CH

by LiniFiksi
Mon, 14-Nov-2016

Di Antara Retina dan Kereta yang Melaju

kusuguhkan secangkir puisi
sekedar untuk menemani laju gerbong menembus sunyi,
ketika lelap orangorang; kau berpulang
 
tak ada risik, deru rodaroda
dan dengkur mata yang gigil serupa manekin
 
kita juga tidak sedang memintal kata
atau menyeringai canda,
 
tetiba kau jelma purnama
meninggalkan bangku dan membiarkan kereta melaju
dengan kegamangan,
tanpa sapa atau salam perpisahan
sedang menyentuhmu
adalah imaji
 


Moksa


dalam setiap reinkarnasiku
hanya untuk mencari engkau
yang telah memetik  benih cinta
dan menumbukkan kembang sesaji
di ujung rahimku

engkau yang pernah kucinta
Sudhana,
walau kini telah mencapai sasvatisani

cinta,
yang kau tanam di taman nirwana
diantara kembangkembang serupa gading
yang memaksa aku kembali,
menyatukan rindu,
membebaskanmu dari segala samsara
moksa


Di Perempatan Lampu Merah

 
di perempatan lampu merah
perempuan seusia pagi itu berkalung resah
entah orang tua berantah mana yang melahirkanya
ia selalu menyapih malam dengan gitar bersenar tiga
tak ada yang peduli

ia makan apa hari ini, saat warna darah mengalir di selangkanganya
pun tak ada yang membela

perempuan seusia pagi itu tak seberuntung lutfiana ulfa
yang dipersunting konglomerat kaya
saat usia belia
tak seperti yuyun, saat meregang nyawa seluruh nusantara berduka

perempuan resah di simpang lampu merah bernyanyi ria
darah menderas di selangkanganya

 

[][ilustrasi gambar RianSaputra | foto dok pribadi Ullyl CH ]


Ullyl Ch, lahir di Pati, 02 Februari 1986, telah menerbitkan buku puisi “Selamat Datang Hujan" [2011]
Kini turut berproses di Taman Sastra Cikini, Taman Ismail Marzuki.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Jangan lupa, sertakan biodata singkat dan foto menarik. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []