LINIFIKSI: Puisi Lailatul Kiptiyah
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Lailatul Kiptiyah

by LiniFiksi
Mon, 21-Nov-2016

Dini Hari

 
kuharap ada sebilah bulan
merendah di atas jendela kamar
 
saat kuhangatkan sisa makan malam
di atas nyala pediangan
ricik air sungai sebelah rumah
demikian pelan
sepelan daun-daun mangga
berlepasan menerpa halaman
 
kudengar kembali batuk
berderap dari tenggorokanmu
saat baru saja aku duduk
merapikan tumpukan baju
di ubin dingin ini
melawan kerentaan ini
 
kita sudah tua
bagaimanapun, di tembok yang mengelupas ini
lama tertanam selarik doa bahagia
 
kuharap sekerlap bintang
merendah dari ketinggian
 
serupa kerlap lampu-lampu kapal
dari Padangbai ke Lembar
di atas selat hening itu, kita menabung jarak
dari tanah kelahiran
 
kudengar kembali batuk menderamu
kubawa langkahku menuju kamar
melawan nyeri sendi
menggapaimu, rusuk diri
 
oh, betapa dini hari
adalah mata
terjaga demikian baka
menyaksikan susut usia
 
 

Kucoba

 
Kucoba utuhkan
yang timpang
dari jejak
 
Kucoba genapkan
yang hilang
pada sajak
 
 
 

Sebelum Senja

 
sebelum senja
aku juga daun-daun
berangkat tua
 
pada langit, pada lengkung
awan tangan Januari membuka
lembar pertama kitab doa
 
Ada pundak yang rengkah
menaungi tubuh
ada garis mimpi patah
sebelum subuh
 
sebelum senja
aku juga burung-burung
tiba pada tua
 
Namun doa, juga burung-burung
kembali berpulang
ke malam yang rimbun
 
Dimana kita begitu dekat
pada langit
pada harum kebun;
mimpi, keringat dan duka berhimpun
 

[][ilustrasi gambar RianSaputra | foto dok pribadi Lailatul Kiptiyah]


Lailatul Kiptiyah, lahir dan besar di Blitar, Jawa Timur 20 Juli 1975. Puisi-puisinya dimuat di berbagai media seperti; Indopos, Media Indonesia, Suara Karya, Bali Pos, Suara NTB, Padang Ekspres, Langgam Sumut Pos, dll. Pernah diundang sebagai peserta dalam beberapa pagelaran sastra seperti; Temu Sastrawan Indonesia IV di Ternate 2011, Pertemuan Penyair Nusantara VI di Jambi 2012, Tifa Nusantara I, Tangerang 2013, Tifa Nusantara 2, Tangerang 2015. Setelah lama bekerja di Jakarta, kini menetap di Mataram dan turut bergabung di komunitas Akarpohon Mataram – NTB.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Jangan lupa, sertakan biodata singkat dan foto menarik. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []