LINIFIKSI: Puisi Pringadi Abdi Surya
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Pringadi Abdi Surya

by LiniFiksi
Tue, 27-Dec-2016

Intermezzo, I

 
ketika aku kembali, kata-kata telah punah

kita mulai lagi berisyarat dengan jari dan air mata

jika suatu hari, ada yang lebih baik dari bahasa bisu

bangunkanlah aku dari tidur panjang bernama hidup

 

Tano, Suatu Ingatan

 
sudah tak terdengar lamunanmu

tentang kapal-kapal yang gagal bersandar

di dermaga

karena lumba-lumba yang biasa berkumpul

karena sarden dan tuna

mendadak terdampar di dekatmu

 

tak ada botol berisi surat

yang bercerita tentang sebuah kesekaratan

rindu yang mendadak maut

menjadi hal paling dekat

 

dan masa lalu seperti siluet puncak rinjani

yang angkuh menjulang, dingin

kau pandang dari bibir pulau

 

padahal teramat jauh dan tinggi

bila benar harus menyeberang

dan mendaki

 

hanya demi sebuah pesan

betapa benar lelah dalam sendiri

 



Fireflies

tribute to Owl City

 

mereka belum punah. satu juta kunang-kunang berumah

di dua pasang bola mata. kita

 

kadang-kadang mereka merindukan malam

bulan, dan cahaya temaram

bayangan yang kelelahan, ingin memeluk tiang lampu taman

sepanjang jalan, tiada siapa pun. daun-daun

memainkan musik dansa, aku menari

tetapi sendiri.

 

kamu tak ada. telapak kakimu tak ada di atas kakiku;

 
aku benci mengucapkan selamat tinggal

 

[][Ilustrasi: @riansaputra, Foto: dok. Pringadi Abdisurya]


Pringadi Abdi Surya, lahir di Palembang, 18 Agustus 1988. Sekarang bekerja di Ditjen Perbendaharaan. Setiap  hari naik kereta dari Stasiun Citayam-Stasiun Juanda PP. Alumni SMAN 3 Palembang ini pernah diundang di Makassar International Writers Festival 2014 dan ASEAN Literary Festival 2016. Catatan pribadinya bisa dilihat di catatanpringadi.com

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya!