LINIFIKSI: Puisi Alif Raung Firdaus
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Alif Raung Firdaus

by LiniFiksi
Mon, 23-Jan-2017

Alas Purwo

Belantara ini masih tabah menyimpan masa lalu
Pohon-pohon dan belukar, nyanyian burung liar
Kerikil sepanjang jalan yang menata ingatanmu
Menjadi ladang pertapa di atas batu-batu
 
Selain peziarah yang iseng berjalan
Dan kerap lupa dimana arah kepulangan
Ada juga sisa-sisa kesantunan masa silam
Mereka yang datang mencari petuah alam
Mengisi pojok-pojok goa, batu berlubang
Pohon-pohon tua, bermalam-malam
Menimbun kesunyian dalam doa-doa
 
Inilah muara segala sungai
Perjalanan arus dahaga mencari mantra-mantra
Inilah puncak dari kegelapan hutan rimba
Ujung kembara bagi pijakan kaki yang mulai goyah
 
Di Alas Purwo, konon, kemayaan hidup
Dijaga para pertapa agar terus tumbuh abadi
Sebab kenyataan hidup hanyalah sentuhan kecil
Dari perjalanan panjang kita menuju mati
 
                                                Banyuwangi, 2016
 


Memoar

Malam terlalu padat
Sebelum kita menelannya dalam lelap
Kabut tipis mulai menempel di dinding kota
Dingin yang panjang!
 
Satu persatu dari kami beranjak
Meninggalkan obrolan yang masih ganjil
Menghemat jantung untuk bangkit kembali
Besok kami mesti membangun Negara
Dari diktat kuliah, lumpur di sawah
Dari keasingan lampu merah
Besok di antara kami mungkin akan mati
Mungkin akan semakin menua sebagai tirani
Setidaknya kami pernah satu meja;
Satu botol kami tuntaskan bersama
 
Konon, para petarung dilahirkan
Dari seonggok sampah
Nafasnya menyesap dari limbah ke limbah
Kami mengamininya dalam dada
 
Dalam doa sebelum lelap, kami mencatat mimpi
Pada selembar kertas, lalu menelannya
Bersama segumpal malam yang kami iris
 
Ketika kabut tipis mulai menempel di dinding kota
Lalu dingin semakin panjang..
 

[][Ilustrasi @riansaputra | foto dok pribadi Alif Raung Firdaus/facebook]


Alif Raung Firdaus, lahir di Bondowoso pada 12 Maret 1993. Aktif berkegiatan di Komunitas Seni Pertunjukan Gesek dan menjalani kesehariannya dengan menulis puisi dan esai. Beberapa karyanya termaktub  dalam beberapa media dan antologi bersama, salah satunya; Agonia [2011]. Saat ini tengah menuntaskan studi akhirnya di Fakultas Tarbiyah, IAIN Jember.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []