LINIFIKSI: Puisi Laras Sekar Seruni
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Laras Sekar Seruni

by LiniFiksi
Mon, 13-Feb-2017

Kita Hari Ini


/I/
selepas isya aku terpekur di sampingmu, mencoba moksa. tarian angin malam mengantarkan

kamu pada bait-bait rindu kampung halaman.  kita berjalan melewati rerindang tembok berlampu

abu-abu, desih napas menyatu, menyiratkan aku ingin tetap bersama kamu.
 

/II/
selepas jam delapan, kamu memiliki aku dalam dekap tak terlihat. pipimu berbicara tentang

matahari yang enggan menjadi saksi senja  yang sudah tiba di ujung waktu. karena kita sama-sama

tahu, senja selalu menjadi yang dipuja sekumpulan rerintih sunyi yang datang dari hutan

keindahan tanpa tuan.
 

/III/
selepas itu aku lelap, penyap mengembara menuju belantara, saujana hanya ada bunga-bunga

puisi yang kamu cipta. sambil menanti pagi, aku menikmati kamu yang kian hari kian menepi

dari lelehan quantum jangkar yang akan kamu buang sebentar lagi.
 

/IV/
selepas mimpi tentangmu  menggantung, tuhan memanggil. kerinduanku tentangmu aku

ceritakan kepadanya. aku hanya sanggup berkata lewat doa setelah sujud terakhir di dini hari.

tuhan menjawab, nanti. aku mengerti.

                                                                (*) Pamulang, 6 November 2016
 
 

Syair Melodi

 
Kita bertemu
sembilan tahun yang lalu.
Saat itu kamu
memakai baju putih biru.
 
Sedangkan aku berpacu
lewat embusan angin
yang mengantarkan
kerdipan ilalang di belakang
gedung bernuansa abu-abu.
 
Melodi itu mengaku mengenal kita.
Bahkan kres pada tuts turut
tersenyum saat kita pertama
kali bersua.
 
Kita selalu menjaga
lewat doa, lewat senja.
 
Sembilan tahun setelahnya
aku dan kamu statis
di pelataran alun-alun tua
di sebuah nada yang pragmatis.

                                                (*) Pamulang, 5 Oktober 2016


[][Ilustrasi @riansaputra | foto dok Laras Sekar Seruni]


Laras Sekar Seruni lahir tahun 1995. Karya-karyanya terangkum dalam antologi bersama dan tersebar di media massa.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []