LINIFIKSI: Puisi Julia Hartini
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Julia Hartini

by LiniFiksi
Tue, 04-Apr-2017

Ibu Bertanya dalam Dadanya


1/

ibu bertanya dalam dadanya

yang terjaga dari ritus sepi

dari penantian yang memanjang

yang menempa diri

 
2/

di ujung telepon

gelombang suara menua

melipat kasak-kusuk kekhawatiran

yang membisiki setiap malam

sebelum tidur

atau menjelang makan

 
3/

rasa awas perempuan kecilnya

melintasi terowongan, kadang jalan lurus

sesekali terjal berbelok

serumit pertanyaan ibu dalam dada
 

4/

ibu bersembunyi di balik tawa

penuh angan

atas kepulangan anak yang melulu tertunda




Keberangkatan Kereta


1/

menggambar kerinduan

seperti menahbiskan raga

dengan mengukur jejak dari rumah sampai stasiun

 
2/

pukul 11.50

langkah tidak lagi mengais ragu

menyelamatkan segala pikir

yang mandek dari sebagian ambang
 

3/

peluit membuka diri

menjadi pacu masinis saat membawa

gerbong-gerbong

dengan memainkan jarak tanpa sia
 

4/

setiap potongan kepergian

telah kugulung melalui bola mata

menggenangkan cerita

terperangkap dalam rimba riwayat
 


Kepada Juru Rias


 
dia bisa menyembunyikan

titik hitam di pipi

memulas mata panda

dengan tajam pandang

dan pucat roman sisa gantung malam

tapi,

tak benar-benar paham

menyamarkan kesedihan
 

[][Ilustrasi @riansaputra | foto dok Julia Hartini]


Julia Hartini lahir di Bandung, 19 Juli 1992. Alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Pernah berkegiatan di Arena Studi Apresiasi Sastra UPI dan Unit Pers Mahasiswa ISOLAPOS UPI. Tulisannya mendarat di nusantaranews.co, floressastra.com, sastranesia.com, buruan.co, isolapos.com,  Harian Umum Sumut Pos, Tribun Bali, Jawa Pos, Rakyat Sumbar, Mata Banua, Galamedia, Koran Madura, Banjarmasin Post, Republika, Inilah Koran, Pikiran Rakyat, Metro Riau, dan Radar Banten. Selain itu, tulisan-tulisannya tergabung dalam beberapa antologi bersama, baik yang diterbitkan dewan kesenian kota/kabupaten maupun komunitas. Saat ini tengah mengelola blog pribadinya di www.akujulia.tumblr.com agar karya yang lahir bisa diapresiasi pembaca.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []