LINIFIKSI: Puisi Wiekerna Malibra
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Wiekerna Malibra

by LiniFiksi
Tue, 02-May-2017

Koma


Sebentuk koma melengkung

          Mengatur nafas kita

                   Membuat jeda dengan Semesta.

                   Sementara kita pun memicing mata

           Mengeja aksara tentang kuasaNya;

Yang tak bertitik

 


Dari Balik Mata


Kujamah pikiranmu dari balik mata

menghela gelombang pasang samudra jiwa

mengayuh perahu kata lewat jemari

menebar benih sangsi

meski cinta ingin kutabur

namun benci sudah terlanjur

 
Lalu,

siapa berayunayun di atas kepalaku?

meneliti lekuk luka tubuhku

menyeringai dari balik kerlingan mata

melucuti jiwaku dengan kaca dusta

 
Aah, kau

        dia

mereka

laksana kembang api yang berpijar

: merah dari jiwa yang resah

biru dari airmata yang pilu

kuning dari bibir yang kering

 
Kujamah pikiranmu dari balik mata

menafikan sgala, membatukan jiwa

melebur semua cerita tentang kita

: maaf, aku keras kepala hingga jatuh dunia.

 
[][Ilustrasi @riansaputra | foto dok. Wiekerna Malibra]

Wiekerna Malibra bergabung dengan FLP Jakarta tahun 2008. Antologi Cerpen terbarunya “Wak Ali dan Manusia Lumpur”, bersama para penulis FLP Jakarta, 2016. Cerpen lainnya dimuat Majalah Sekar dan Story juga dalam Kumpulan Cerpen Anak Puput Happy Publishing, 2012. Juara III Lomba Cerpen QLC Trenggalek 2010. Juara I Lomba Cerpen Inaugurasi Pramuda FLP Jakarta 2008.  Puisi-puisi Antologinya : “Kumpulan Puisi Kopi 1,550 mdpl”, “Cimanuk, Ketika Burung-Burung Kini Telah Pergi”, “Ije Jela”, “Puisi Peduli Hutan” dan “Arus Puisi Sungai”, semuanya di tahun 2016. “Dari Negeri Poci 6: Negeri Laut”, 2015. “Puisi Kartini 69 Perempuan Penyair Indonesia”, 2012. Kumpulan Puisi TKI 2012, dan 4 kumpulan puisinya pernah dimuat www.kompas.com [2010-2012]. Resensi Tertajam Novel Casuarina, 2009 dan Resensi “Munir, Cermin Yang Mewariskan Keberanian [Radar Malang]. Esai-nya dalam antologi “Guru Kehidupanku”, 2011 dan “24 Jam

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []