}
LINIFIKSI: Puisi Ni Made Rai Sri Artini
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Ni Made Rai Sri Artini

by LiniFiksi
Mon, 05-Mar-2018

Lorong Kehilangan


: Bagi Ayah Ibu


 

Kau katakan cara mencium kehilangan

Lalu kau tunjukkan  lemari tempat kenangan,foto penuh debu,

bumbu dapur, sayap-sayap kuno

dan tanah tempat mengubur ari-ari

Lalu aku menyandingkan kisahku dan kisahmu

Mengakrabi kehilangan membiarkan deretan nada keluar

Dari celahnya yang hitam

Kubaca riwayat air mata di pelupukmu

lalu lendir-lendir berjatuhan dari gelak tawa menjelma

barisan dosa dan doa

Ah, begitu semu batas dosa dan doa di garis matamu

Begitu tipis renjana dan lencana dalam degup jantungmu

Kini kau menjelma sepasang hujan

Menjadi laras bagi musim-musim

Di lorong kehilangan banyak orang tersesat

Termasuk aku yang tertatih keluar dari pengapnya

Di lorong kehilangan keheningan dapat tercipta

Dengan memahami kehilangan sebagai siklus

Dan jalan menuju kesadaran
            
                                            Kerobokan, Mei 2017

 

 

Hukum Newton Ketiga


Di suatu pagi yang jaga

Kita lupa membuka pintu dan jendela

Hanya ahli menafsir hujan dan kering dari kacamata berdebu

Lalu kita tercabik menjadi abu dalam ruangan yang lembab

 
Di suatu malam yang nyala

Kita menerka-nerka niat mentari dan rembulan

Lupa menghayati  nafas

Hanya ahli merawat jenawi

Lalu kita bersulih rupa menjadi ulat-ulat yang selalu lapar

 
Bangkai waktu berserakan

Sejarah tak terulang lagi

Kita terusir dari lakon sejarah

Sangsai menusuk jiwa

Sebab Tuhan tak mengenal kita lagi

 

[][ilustrasi @riansaputra | foto Ni Made Rai Sri Artini]


Ni Made Rai Sri Artini, lahir di Kerobokan Bali, 17 November 1978. Menyukai dunia sunyi puisi. Karena berenang ke dalam rahimnya membuat kembali berpijak,seimbang dan positif.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []