}
LINIFIKSI: Puisi Ferry Fansuri
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Ferry Fansuri

by LiniFiksi
Mon, 26-Mar-2018

Komputer Jinjing

 
Pernahkah kau tersesat dalam konstelasi data?
Jutaan aksara dan angka mengepungmu
Mengikat tangan dan kaki erat
Belenggu terjerembab mengeras di lumpur matrix
Detik bergulir menit berganti jam
Tak sadar kau dikendalikan layar sentuh
Keyboard, mouse, dan modem
 
Gawai berisikan media sosial berkeliaran
Memanjakan mata haus instuisi
Penjara kata-kata itu mencambuk terus
Menyedot ion-ion kehidupan
Mengabaikan perihal nyata dan hoax
Begitu tipis bak kulit ari-ari
 
Kau bisa menjadi Tuhan di sini
Tanpa perlu ciptakan nabi tuk menyembahmu
Komputer jinjing itu pintu ajaibmu
Engkau bisa pergi kemana kau suka
Menjadi siapa saja yang diinginkan
Budak dan agen pemuja kebebasan
 
Pernahkah kau bertanya pada diri sendiri?
 
Di mana sekarang kau berada?
 



Pekerjaan yang Menyenangkan Itu Pulang ke Hatimu

                          
Kabut itu tersapu badai di ujung cakrawala
Meninggalkan kepedihan pilu
Hujan membasuh jejak masa lalu
Tergerus waktu
Terhimpit nalar
Tak tersampaikan
Langkahku dalam penggembaraan
Terus mencari dan menyibak
 
Mendung disana sekejap sirna
Rinai senja berganti pelangi
Sejumput cahaya menyeruak
Menelusup dalam gelap
Mencari apa yang ingin ditemukan
Pekerjaan yang menyenangkan itu
Menemukan dirimu dalam kasih
Hingga kaki langit ini bergulir
Tanda pencarianku telah usai
Kamu adalah tempatku untuk pulang
 

[][ilustrasi @riansaputra | foto Ferry Fansuri]


Ferry Fansuri kelahiran Surabaya, seorang travel writer, fotografer dan entreprenur lulusan Fakultas Ilmu Budaya jurusan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Karya tunggalnya kumpulan cerpen Aku Melahirkan Suamiku, Leutikaprio [2017] dan kumpulan puisi  Bibir yang Terikat AE Publishing [2017]. Mantan redaktur tabloid Ototrend [2001-2013] Jawa Pos Group. Sekarang menulis freelance dan tulisannya tersebar di berbagai media nasional.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []