}
LINIFIKSI: Puisi Zen Kr
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Zen Kr

by LiniFiksi
Mon, 02-Apr-2018

Perempuan Berdada Tuhan


; Ibu

 

Semisal cahaya mencipta bayang

Maka tawa dan air matamu menjelma aku, anakmu

Dan hanya engkaulah, Ibu

Pembunuh risau bila tubuhku kemarau

Sebab samudera kasihmu

Masihlah harap dahagaku.

 

Ibu, jikalau aku adalah Ibrahim                            

Yang kerap gelisah mencari Tuhan

Sebenarnya engkaulah tuhan itu

Tak henti mengalirkan kasih sayang

Meski dosaku padamu

Laksana pahit dan empedu

 

Lalu, bila kasihmu samudera tak berdermaga

Maka izinkan aku

Layarkan khilafku dengan perahu

Agar dapat aku berlabuh

Pada surgamu yang tak pernah aku sentuh.

                                             Sumenep, 10 November 2017

 

Salam, Penyair

; kepada Ahmad Nyabeer


\1/
Salam, penyair
Entah dengan apa rembulan kausajikan
Sehingga cahayanya memancar begitu sakral
Juga pada sungaimu
Senantiasa mengalirkan getir ke hatiku

\2/
Salam, penyair
Letih sudah sayap kukepakkan
Agar indah kupandang di ketinggian
Namun selalu saja, sayapmu lebih cepat melesat
Lebih pandai membuatku lunglai.
Barangkali memang benar ucapmu
“selain di atas langit, matahari bersinar pula di dadamu” 1].
                                                                    Annuqayah, 2017

  1].Dikutip dari Puisi Ahmad Nyabeer . Judul “Alhamdulillah, Sungai Masih Ada”


[][ilustrasi @riansaputra | foto Zen Kr]



Zen Kr, aktivis Komunitas Penyisir Sastra Iksabad [PERSI]. sekarang  termasuk siswa MAT Annuqayah. Sejumlah karyanya pernah nongkrong di media. Seperti:  Radar Madura, Buletin Jejak [Jawa Barat], Tidar Media, FAM Publishing, Dll. Juga pernah di himpun dalam antologi bersama, di antaranya Tanah Bandungan [2017], Perempuan Yang Tak Layu Merindu Tunas Baru [2017]  dan Juga pernah dinobatkan sebagai Juara I Lomba Cipta Puisi Memperingati Hari Bulan Bahasa Dan Sastra Nasional di STKIP PGRI Sumenep [2017] , masuk 20 Puisi terbaik dalam Lomba Cipta Puisi Hari Santri Nasional PCNU Sumenep [2017]

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []