}
LINIFIKSI: Puisi Tjak S. Parlan
LiniFiksi

LINIFIKSI: Puisi Tjak S. Parlan

by LiniFiksi
Mon, 21-May-2018

Kepada Pemanggil


Aku kerap berpapasan denganmu

Di ambang subuh

Subuh yang sudah lama kukenali

dari dinginnya

yang kutakuti dari kantuknya

yang tak sanggup kuhindari


Aku pernah sejalan denganmu

Satu arah

Hingga sampai di perbatasan

Kita berpisah:

kau terus ke barat, ke rumah Tuhan

dan aku pulang

Menuju ranjang

 

Kau bahkan sering menyapaku

Meski aku datar berpura tak mendengar

Kau terus memanggilku

Aku yang begini dan di sini sedari dulu

 

Sekarang, sejak puluhan tahun lalu kita bertemu

Aku terus menginginkanmu

Meski waktu semakin uzur

Dan mata lamurmu mengaburkanku

 

Aku terus menandai suaramu

Mengalun nyaman

Di rumah Tuhan


 


Pakaian Lebaran


Sekarang, kita simpan dulu pakaian

layak pakai ini, untuk  kita pantaskan

padanya saat lebaran nanti.

 

Ia pasti gembira. Bukan karena

pakaiannya. Ia gembira karena kita

pantas mencintainya.   

[][ilustrasi @riansaputra | foto Tjak S. Parlan]

 

Tjak S. Parlan
, Lahir di Banyuwangi, 10 November 1975.  Puisi-puisinya telah diterbitkan dalam sejumlah antologi bersama antara lain: Simpang Lima [2009], Dzikir Pengantin Taman Sare [2010], Dari Takhalli Sampai Temaram [2012], Sauk Seloko [2012], Mahar Kebebasan [2013], Kembang Mata [2014], Ironi Bagi Perenang [2016]. Juga disiarkan di sejumlah media, antara lain: Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Bali Post, Padang Ekspres, Suara NTB dll. Diundang menghadiri Temu Sastrawan Indonesia IV [Ternate, Oktober 2011] dan Jambi International Poet Gathering [Jambi, Desember 2012]. Tinggal di Mataram-Nusa Tenggara Barat.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Silakan kirim karya puisi atau fiksimini kamu ke linifiksi@linikini.id. Karena ada honornya, jadi cantumkan juga nomor rekening bank dan nomor telepon atau email yang bisa dihubungi pada naskah yang siap kamu kirim. Selamat berkarya! []