}
Yusri Dinuth: "Musik Harus Dekat dengan Rumah Sakit"
Musik

Yusri Dinuth: "Musik Harus Dekat dengan Rumah Sakit"

by Pohan
Mon, 09-Nov-2015

Penyanyi sekaligus dokter asal Yogya, Yusri Dinuth melepas karya musik perdana berjudul Operasi Hati pada awal Oktober 2015. Mini albumnya berisi 6 lagu yang dirilis dalam format digital via iTunes dan CD.

Yusri mulai dikenal khalayak saat menjadi kontestan ajang pencarian bakat, The Voice episode 5 dengan lagu andalan “Keong Racun”. Keponakan Andre Dinuth ini awalnya hanya iseng ikutan The Voice demi bertemu sang idola di Jakarta.

“Aku tuh sebenarnya mengidolakan Sherina. Waktu itu, aku masih ko-as [belum jadi dokter-red] di rumah sakit di Kebumen. Liat Twitter, Sherina gabung jadi juri The Voice,” ungkap Yusri kepada LINIKINI.

Tanpa pikir panjang, ia langsung berangkat ke Jakarta dari Yogya untuk bertemu Sherina. Beberapa hari kemudian, Yusri dikonfirmasi lolos audisi. Gayung bersambut, ia masuk tim Sherina.

Meskipun tidak keluar sebagai juara akhirnya, Yusri tetap meneruskan perjalanan karier musik dengan mengantongi Operasi Hati. Dokter dan penyanyi adalah dua profesi yang ia anggap bisa jalan beriringan.

"Aku pengin banget punya rumah sakit yang ada art hall,” ungkap Yusri yang menganggap orang-orang yang berobat ke rumah sakit terkadang hanya butuh hiburan.

Ia mengampanyekan music as healing. Bagi Yusri, musik harus dekat dengan rumah sakit, musik harus dekat dengan orang sakit. Orang sakit dikasih musik bisa lebih duluan sembuh dibanding yang tidak.

Yusri mewujudkan satu persatu mimpinya dengan menggelar pertunjukan musik di rumah sakit tempat ia bekerja. "Aku akustikan di lobi rumah sakit. Aku pengin orang ke rumah sakit seperti ke cafe,” jelasnya.

Menurutnya, penggarapan album Operasi Hati mengandalkan teknologi.

"Aku sampai hari ini belum pernah ketemu orang yang take musik aku,” kata Yusri soal album yang ia mixing dan mastering di Nashville, Amerika Serikat melalui jasa internet.

Album Operasi Hati didistribusikan sendiri alias direct selling dan tidak dijual umum di toko musik. Banyak klinik yang tertarik membeli CD Yusri hingga ratusan untuk dijadikan merchandise buat pasien dengan syarat tidak dijual.

"Imej yang aku bangun penginnya dikenal sama teman-teman, aku dokter yang bisa nyanyi. Bukan penyanyi yang kebetulan dokter, keliatan prioritasnya. Jadi sebenarnya fokus aku biar orang senang, sehat,” tutup Yusri.

Lirik lagu di album Operasi Hati, 70% dibuat Yusri sendiri. Musisi yang berkontribusi dalam albumnya, seperti: Matthew Sayersz, Andre Dinuth, Echa Soemantri, Gerald Situmorang, dan Shadu Rasjidi. [][teks & foto @pohanpow]