}
21 Album Terbaik di Abad 21
Musik

21 Album Terbaik di Abad 21

by Pohan
Fri, 18-Dec-2015

Sebenarnya, bagus apa nggaknya album itu tergantung selera masing-masing individu. Kalau kita bilang album si ini bagus, belum tentu dengan orang lain. Jadi simak langsung aja 21 album terbaik di abad 21 versi GQ berikut ini:


1. My Beautiful Dark Twisted Fantasy [2010] - Kanye West

Siapa saja yang ingin menjejakkan kaki di dunia musik harus mendengarkan MBDTF.

2. Is This It [2001] - The Strokes

Ketika abad 21 datang, VJ MTV dan penggemar saccharine-pop menganggap rock ’n roll telah mati. Tapi lalu Julian Casablancas cs dengan gaya hipster muncul.

3. Stankonia [2000] - OutKast

OutKast membuktikan bahwa hip hop begitu dominan dan tanpa batas, sulit untuk disebut sebagai sebuah genre.

4. Discovery [2001] - Daft Punk

Musik dansa terbaik setelah masa Kanye, Skrillex, dan Pharrel.

5. Sound of Silver [2007] - LCD Soundsystem

Tidak ada tandingannya. Terutama lagu "All My Friends", cocok untuk yang muda, smart, dan patah hati.

6. Voodoo [2000] - D’Angelo

Anak pendeta ini mengubah wedding rap dan R&B menjadi seni sensual yang menakutkan!

7. Channel Orange [2012] - Frank Ocean

Frank Ocean dan debutnya, Channel Orange ini menjawab kerinduan penggemar musik terhadap Marvin Gaye.

8. Elephant [2003] - The White Stripes

Jack dan Meg mengubah raw garage rock dari tiga album sebelumnya menjadi blues yang menyayat, folk aneh, stooges-esque punk, lagu cinta kontemplatif.

9. Futuresex/Lovesounds [2006] - Justin Timberlake

Album ini dianggap radikal. JT berkiblat pada pelopor musik pop dan R&B sexy sebagai tanda kebangkitannya kembali.

10. Supreme Clientele [2000] - Ghostface Killah

Satu-satunya yang anarkis dan gokil yang dirilis Wu-Tang Clan abad ini. Ada 21 trek di sini, dan semuanya mendebarkan.

11. Back to Black [2006] - Amy Winehouse

Kedalaman dan luka dalam suaranya, kejujuran dalam mengungkap kelemahannya, serta tekadnya untuk berkarya yang membuat album ini terpilih.

12. The Blueprint [2001] - Jay-Z

Bentuk penyempurnaan dari mitologi kejayaan musik rap yang Jay-Z sendiri pernah alami.

13. Sea Change [2002] - Beck

Album ini dibuat saat dia putus dengan pacarnya dan dalam keadaan sangat terpuruk.

14. Let England Shake [2011] - PJ Harvey

Polly Jean bisa bernyanyi tentang apa saja. Dengan suara khasnya dan lirik-lirik puitis dia membicarakan tentang kondisi Inggris saat itu.

15. We’re New Here [2011] - Gil Scott-Heron & Jamie xx

Album terakhir Scott-Heron sebelum meninggal tahun 2011. Remix milik Jamie xx ini cantik dan menunjukkan pemujaannya terhadap Scott-Heron.

16. Fever to Tell [2003] - Yeah Yeah Yeahs

Lagu-lagu di album ini bertempo rendah, namun masih asik untuk bergoyang.

17. Modern Vampires of the City [2013] - Vampire Weekend

VW tahu apa yang harus mereka lakukan. Lirik yang lebih bijaksana, suara-suara yang lebih fleksibel, serta musik yang lebih luas menggaet pendengar baru.

18. Beyonce [2013] - Beyonce

Beyonce memberikan sesuatu yang kita tidak punya, di saat sekian lama kita semua hanya mendengarkan dan menonton hal yang sama.

19. Donuts [2006] - J Dilla

James Dewitt Yancey aka J Dilla meninggal di usia 32 tahun dan meninggalkan karya terbaiknya ini. Album ini kasual, komunikatif, dan digarap dengan ciamik.

20. Up the Bracket [2002] - The Libertines

Tempo drum-nya terlalu cepat, seperti di luar kendali, seperti tidak akan bisa bertahan. Dan begitulah adanya.

21. Extraordinary Machine [2005] - Fiona Apple

Setelah vakum enam tahun Fiona Apple muncul dewasa di album ini. Dengan bantuan Jon Brion sebagai produser, ia menghadirkan suara yang indah. [][teks @pohanpow/gq.com | foto berbagai sumber]