}
Max Havelaar Rilis “Tumaritis"
Musik

Max Havelaar Rilis “Tumaritis"

by Pohan
Thu, 07-Jan-2016

Band asal Jakarta, Max Havelaar merilis single terbaru berjudul “Tumaritis”,  Rabu [06/01]. Lagunya ini sebagai pemanasan debut album, self-titled, yang bakal mereka gelontorkan awal Februari 2016 dalam bentuk fisik dan digital. Untuk proyek ini, mereka bekerjasama dengan Demajors Independent Music Industry.

Lagu “Tumaritis” berdurasi cukup panjang, 6 menit 57 detik. Musisi tamu yang ikut ambil bagian, antara lain: Akbar [Efek Rumah Kaca] pada drum dan Ria Septiani [Are You Alone] untuk suara langgam. Lagu di-mixing oleh Ario Hendarwan, di-mastering oleh Indra Q,  sedangkan artwork dikerjakan seniman Bandung, Rere.

Menurut siaran pers yang diterima LINIKINI, lirik lagu “Tumaritis”  mengenai  pertanyaan dan kegundahan seputar konsep perikehidupan yang diterima manusia  seringkali berseberangan dengan kondisi yang dihadapinya. Sejak dulu, kita banyak menerima cerita dari orangtua, guru, buku-buku dan kitab-kitab tentang kerukunan, keramahan dan kehebatan bangsa kita. Tapi ketika kita dihadapkan dengan berbagai peristiwa pembunuhan, perusakan dan pelarangan atas nama politik, agama dan moral, banyak pertanyaan yang terus menggantung dalam benak kita.

Tumaritis adalah mitologi di dalam dunia pewayangan yang secara turun temurun berkembang dari leluhur kita. Tumaritis adalah tempat idaman semua kebaikan [juga keburukan] hidup berdampingan secara harmonis. Tumaritis adalah tempat manusia bisa hidup ideal, berdampingan satu sama lain tanpa pernah merasa takut akan perasaan untuk ditindas.

Perjalanan bermusik Max Havelaar  dimulai pada tahun 2010. Max Havelaar dikawal Dedidude [vokalis, gitaris], David Q Lintang [gitar], Muhammad Asranur [kibor], Teddy Satrio [bass], dan Timur Segara [drum]. Mereka sempat menjadwalkan debut albumnya beredar Januari 2013.

Kenyataannya, proses penggarapan album tidak sebentar. Asra mengatakan kepada Reporter @pohanpow, "Lama karena kesibukan masing-masing anggota terus perubahan di kehidupan salah satu anggota dan juga karena pergantian personil. Tapi yang utama kesibukan personelnya sih.”

Meski begitu, kesibukan masing-masing anggota tetap membuahkan hasil, bahkan tidak mempengaruhi musik Max Havelaar.

"Secara musik sih nggak ada yang berubah karena dari awal kita buat udah kurang lebih kebayang musiknya. Paling cuma nambah-nambah sedikit layer gitar dan kibor. Musiknya sih udah selesai agak lama. Yang butuh waktu juga sebenarnya proses mixing-nya,” ungkap Asra.

Debut album Max Havelaar yang rencananya 10 lagu menjadi total 9 lagu. Lirik pada albumnya pun mengangkat tema keseharian.

"Yang dirasa dan dialami sehari hari. Sampai politik pun udah jadi keseharian kita juga,” ungkap Asra.

Single pertama mereka, "Suara Kita Suara Tuhan” yang dirilis 2012  mengalami perubahan dengan penambahan backing vocal pada lagu. Dengarkan lagu-lagu mereka di SoundCloud Max Havelaar ID. [][teks @pohanpow/PR | foto dok Max Havelaar]