}
10 Drummer Wanita Terbaik Sepanjang Masa
Musik

10 Drummer Wanita Terbaik Sepanjang Masa

by Pohan
Fri, 08-Apr-2016

Pernah dengar istilah “drummer adalah jantung sebuah band”? Drummer adalah penjaga tempo dan ritme lagu. Posisinya memang berada di deretan paling belakang panggung. Namun, bukan berarti mereka tidak mencatat apapun dalam sejarah musik. Buktinya, wanita-wanita yang dipilih greenlabel.com di bawah ini:

1. Moe Tucker

                                                                                                        foto dok. thedailybeast.com

Ia terkenal setelah menjadi drummer Velvet Underground. Maureen "Moe" Tucker termasuk salah satu pionir rocker wanita. Gaya konvensional dan kesederhanannya terlihat dari cara Moe bermain drum. Setelah meninggalkan band pada tahun 1971, dia bermain untuk beberapa kelompok dalam skala yang lebih kecil. Dia menjalani tur Eropa dengan band Half Japanese, dan manggung bareng Lou Reed dan John Cale.

2. Patty Schemel

                                                                                                                        foto dok. mtv.com

Patty Schemel mulai terkenal sebagai drummer saat bermain dengan band rock yang dipimpin Courtney Love, Hole. Kemudian pada awal 2000-an, dia menemani Love selama karier solonya. Dia juga menciptakan film dokumenter biografi berjudul Hit So Hard, yang mengungkap kisah hubungan dekat Schemel dengan Kurt Cobain, perjalanan bersama Hole, dan kesulitan yang dihadapi musisi wanita di industri musik.

3. Samantha Maloney

                                                                                                                    foto dok. sonor.com

Samantha Maloney termasuk pahlawan hardcore di ranah drummer wanita. Ia bermain untuk Motley Crue, Eagles of Death Metal dan Hole [pasca posisi Patty Schemel dikosongkan pada tahun 1998]. Maloney bermain drum sejak usia 5 tahun, dan mendedikasikan hidupnya untuk musik. Ia juga tampil dengan beberapa band punk yang paling sukses di dunia, serta tur internasional.

4. Meg White

                                                                                               foto dok. headbangersforum.com

Mengenyampingkan emosional dan perkawinan, Meg White bikin kontribusi berharga untuk dunia rock and roll sebagai bagian dari duo yang diakui dunia internasional, White Stripes. Pendekatan musik minimalisnya jadi komponen penting yang membentuk sound bercirkhas pada band-nya sehingga bisa membentuk semangat rock secara keseluruhan. White Stripes meraih 6 penghargaan Grammy dan menikmati kesuksesan sebelum berpisah pada 2011.

5. Sheila E

                                                                                                                foto dok. sheilae.com

Sheila E membanggakan dengan riwayat karier yang mengesankan. Sebagai drummer nominasi Grammy, dia bekerja sama dengan bintang-bintang legenda, antara lain: Prince, Lionel Richie, Jennifer Lopez, dan Kanye West. Sebagian besar kariernya dihabiskan bersama Prince, setelah bergabung selama beberapa sesi rekaman Purple Rain. Belakangam ini dia mendapatkan peringkat tinggi di antara drummer funk terbaik sepanjang masa kategori laki-laki maupun perempuan.

6. Elaine Bradley

                                                                                                                    foto dok. diffuser.fm

Drummer ini relatif pendatang baru dalam industri musik internasional. Namun dia berhasil membuat gaya baru di dunia rocker wanita. Elaine Bradley bermain untuk Neon Trees. Band yang pernah tur bareng Duran Duran dan The Killers. Single mereka "Animal" berhasil menduduki posisi nomor satu di Billboard Hot 100 beberapa tahun yang lalu. Pencapaian Bradley tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga dalam hal kemanusiaan. Ia menghabiskan satu setengah tahun menjadi misionaris di Jerman.

7. Kim Schifino

                                                                                                                    foto dok. zimbio.com

Kim terbilang wajah baru dalam industri musik. Dia bikin band duo Matt & Kim. Meski begitu, Kim termasuk drummer yang tekun mempelajari teori drum secara akademis. Karena itulah, suara gebukannya memiliki ciri khas tersendiri.

8. Kate Schellenbach

                                                                                                                foto dok. pinterest.com

Setelah bermain drum untuk Beastie Boys, Schellenback membentuk grup rock alternatif, Luscious Jackson. Gaya hardcore-nya mendukung proyek musik perdana band Beastie Boys, sebelum mereka bergabung dengan manajemen Def Jam. Schellenbach sekarang aktif dalam produksi TV, bekerja untuk Lopez Tonight dan The Ellen DeGeneres Show.

9. Regine Chassagne

                                                                                                            foto dok. calgarysun.com

Chassagne tidak hanya anggota pendiri Arcade Fire, tapi dia juga instrumentalis multi-talenta yang menonjol. Dia belajar teori jazz di McGill University dan fasih memainkan akordeon, piano dan gambang. Ikon indie rock ini menikah dengan pendiri Arcade Fire, Win Butler dan ikut tur internasional bersama mereka.

10. Gina Schock

                                                                                                            foto dok. rollingstone.com

Kariernya dimulai sebagai drummer Edie and the Eggs, band punk era '80-an yang mengeksploitasi bintang film Edith Massey. Tak lama setelah itu, Schock bergabung dengan salah satu band wanita paling sukses dalam sejarah rock n roll, The Go-Gos. Baru-baru ini ia bekerjasama dengan Miley Cyrus dan Selena Gomez. [][teks @pohanpow/greenlabel.com | foto dok. tomtommag.com, rockandrolljunkie.com]