}
10 Musisi dengan Problem Mental Tapi Jenius
Musik

10 Musisi dengan Problem Mental Tapi Jenius

by Pandu
Fri, 22-Apr-2016

Antara gila dengan jenius itu bedanya tipis. Lebih tipis daripada tisu toilet. Yang paling menarik, mereka yang disebut jenius di industri musik. Bisa jadi, mereka juga gila. benar-benar gila dari segi mental. Cukup gila untuk mengaryakan imajinasinya jadi kenyataan.

Mereka mampu menghasilkan sesuatu yang  tidak terpikirkan banyak orang  dan berani keluar dari jalur mainstream.

Ini 10 musisi yang punya problem mental tapi menghasilkan karya luar biasa.

#10. Ian Curtis – Joy Division


Kondisi mental: Depresi
Memoar: "Love Will Tear Us Apart"
Karena perceraian dan penyakit epilepsi, Ian Curtis memilih bunuh diri. Tepat, sebelum Joy Division tur ke USA. Ia mati pada umur 23. Tapi kejeniusannya berhasil menginfluensi genre britpop, post-punk, dan gothic.

#9. Sinéad O’Connor


Kondisi mental: Bipolar Disorder
Memoar: "Nothing Compares to You"
Mulai dari merobek foto Paus John Paul II, membuat surat terbuka untuk Miley Cyrus, sampai bolak balik coba bunuh diri. Lepas dari segala kontroversi, warna suara dan penulisan lirik O’Connor layak diperhitungkan.

#8. Kurt Cobain – Nirvana

Kondisi mental: Attention Deficit Disorder
Memoar: "
Smells Like Teen Spirit"
Cobain meninggal sebagai legenda dari era '90-an. Dia membawa eksistensi punk ke permukaan. Album perdana Nirvana dijadikan National Treasure USA.

#7. Syd Barrett – Pink Floyd


Kondisi mental: Schizophrenia
Memoar: "Lucifer Sam"
Ketika Pink Floyd mulai dikontrak Major Label, Syd Barret justru memilih cabut. padahal dia adalah pendiri band tersebut. Syd Barret sedikit banyak  menjadi katalisator untuk akar musik psychedelic rock.

#6. Brian Wilson – The Beach Boys

Kondisi mental: Schizoaffective Disorder
Memoar: "
Good Vibrations"
Makan, tidur, mabuk jadi rutinitasnya. Padahal dia termasuk katalisator artpop dan surf rock. Brian Wilson mungkin cupu, tapi sudah masuk Hall of Fame sejak 1988. Ia juga no. 12 pencipta lagu terbaik versi Rolling Stone.

#5. Joey Ramone - Ramones

Kondisi mental: Obsessive–compulsive disorder [OCD]
Memoar: "
Blitzkrieg Bop"
Orangtua Joey bahkan tidak yakin  anaknya ini bisa jadi ikon kultur punk. Pasalnya Joey selalu bersikap tertutup dan mengidap OCD. Tapi tetap attitude Joey jadi semacam pakem dasar menjadi punk.

#4. Michael Jackson


Kondisi mental: dysmorphophobia
Memoar: "Thriller"
King of Pop! Sejak masuk industri sampai mati, dia selalu penuh kontroversi. Jacko berhasil mengubah musik pop yang imut jadi lebih fun dengan dance! Kalau nggak ada Michael Jackson 'nggak mungkin' ada Justin Bieber.

#3. David Bowie


Kondisi mental: psychosis
Memoar: "Ziggy Stardust"
Pschosis membuat Bowie susah membedakan antara imajinasi dan realita. Tapi itu jadi kelebihannya mencipta lagu. David Bowie juga punya banyak alter ego. Salah satunya Ziggy Starrdust.

#2. Amy Winehouse

Kondisi mental: Borderline Personality Disorder
Memoar: "
Rehab"

Kondisi ini membuat Amy kecanduan oleh alkohol dan narkoba. Ia meninggal karena OD di usia 27. Amy Winehouse masuh daftar 100 vokalis wanita terbaik versi VH1.

#1. Eminem

Kondisi mental: Bipolar Disorder
Memoar: "
Slim Shady"
Satu-satunya rapper kulit putih yang meledak pada awal millennium. Dia kerapkali berkonfrontasi dengan jurnalis. Eminem sosok penulis lirik yang nakal. Gila? tentu saja Eminem gila! [][teks @HaabibOnta/berbagai sumber |foto Wikimedia/AngelaBurton]