}
Hammersonic Suguhkan Metal Akhir Pekan
Musik

Hammersonic Suguhkan Metal Akhir Pekan

by Pohan
Thu, 21-Apr-2016

Masih terasa ratusan ribu watt menyusup lubang telinga. Akhirnya, festival musik Hammersonic sukses digelar  di Ecovention dan Ecopark, Ancol [16 & 17 April 2016]. Sejak diadakan pertama kali tahun 2012, Hammersonic berpindah-pindah tempat Senayan-Ancol. Pada tahun kelimanya ini, Hammersonic berdurasi  lebih panjang.

Tak hanya memanjakan penonton dengan band-band internasional, Hammersonic pun menyuguhkan band  lokal. Bahkan, mereka mendapatkan apresiasi lewat Hammersonic Awards 2016.

“Mudah-mudahan 10 tahun ke depan Indonesia menjadi icon metal dunia,” kata Man ‘Jasad’ saat menerima piala Metal Icon of the Year di Soul of Steel Stage.

Tepuk tangan penonton bagi para pemenang menjadi pemandangan yang baru. Maklum, Hammersonic Awards 2016 bisa disebut sebagai ajang penghargaan musik metal Indonesia pertama. Hammersonic menghadirkan lebih dari satu panggung termasuk Extreme Moshpit Stage, Hammer Stage, dan Sonic Stage. Hanya dua panggung yang berisik di pra-acara puncak.

Petaka, band hardcore punk yang spesial tampil di Extreme Mosh Pit Stage. Pada hari penampilannya, mereka resmi merilis album perdana Sebuah Dedikasi yang juga bertepatan dengan Record Store Day. Giliran puncak Hammersonic 2016, Hammer Stage dan Sonic Stage yang terletak di Ecopark pun bergema. Penonton yang datang lebih ramai. Tak lain untuk menyaksikan band-band idolanya.

Meskipun beberapa nama band internasional sudah pernah tampil di Indonesia, penonton tetap antusias. Band thrash metal asal Bristol, Onslaught berhasil memanaskan Hammer Stage pada sore hari. Kemudian disusul Obscura dengan atribut panggung album teranyarnya, Akróasis. Devil horn hand bertebaran saat 4 personel muncul di Sonic Stage.

Selain Obscura, band yang tampil di Hammersonic dengan album baru yaitu Paper Gangster mengisi Extreme Moshpit Stage sekitar pukul 5 sore. Burgerkill kebanjiran penonton dari luar yang masuk untuk berteduh atau memang ingin menyaksikan Vicky cs berkumandang. Sekitar pukul 7 kurang Soul of Steel Stage mendadak penuh.

Lagu “Penjara Batin” masuk dalam setlist Burgerkill. Gebukan sang drummer, Abah sempat terhambat akibat bass drum yang bermasalah. Hingga lagu "Shadow Of Sorrow” menciptakan wall of death yang memukau.

Akibat hujan yang tak kunjung reda, Hammersonic molor 2 jam demi keamanan dan kenyamanan penonton. Hammer Stage kembali berisik sekitar pukul 8 lewat aksi Walls of Jericho. Satu per satu sisa band bergantian tampil. Menjelang puncak acara, Asking Alexandria mendapat sambutan meriah dengan materi album yang baru dirilisnya pada 25 Maret 2016. Hammersonic 2016 pun ditutup Angra dan Suffocation.

Seperti harapan Vicky ‘Burgerkill' di atas panggung, Hammersonic bisa datangkan Slipknot atau Gojira untuk tahun mendatang. Aamiin. [][teks & foto @pohanpow]